SuaraNusantara.com- Indonesia Muay Thai Sport (IMS) telah terbentuk sejak April 2024 dengan Akta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Adapun terbentuknya IMS bermula dari harapan memiliki Asosiasi Muay Thai yang dapat menjadi tuan rumah bagi semua stakeholder industri Muay Thai nasional yang terpercaya, profesional dan merangkul dengan visi membangun industri yang lebih luas dan kuat dalam persaudaraan.
Terlebih lagi dengan terbentuknya IMS, maka memiliki visi dan misi yang dapat terwujud.
Adapun visi IMS adalah dapat mendorong perkembangan kwalitas atlet, dan menyebar luaskan pengetahuanengenai muaythai secara komprehensif, sebagai sebuah olahraga dan aset seni budaya.
Serta dapat meningkatkan standar keselamatan dan etika dalam pertandingan muaythai.
Dan misi IMS adalah meningkatkan standar pelatihan praktisi muaythai, edukasi, peningkatan fasilitas pendukung, dan berkolaborasi untuk bisa memberikan kesempatan berkembang kepafa athlet dan praktisi Muaythai.
Indonesia Muaythai Sport resmi menjadi salah satu asosiasi yang fokus menaungi dan membangun industri Muay Thai nasional
Arif Firmansyah dan Henry, sebagai sosok yang selama lebih dari 10 tahun mendalami industri Muay Thai berinisiasi membangun network dan potensi combat Indonesia terutama Muay Thai
Dengan didampingi bapak Farritodi Barri Arrahim sebagai bapak angkat IMS yang memberikan support sehingga Visi Misi ini berjalan secara nyata dari sisi legalitas dan Jaringan
IMS difokuskan untuk memberikan nafas dan semangat baru dan memberikan perubahan yang baik dan positif untuk industri combat Indonesia.
Adapun agenda IMS 2024 ini adalah audiensi dan silaturahmi dengan semua Federasi Muay Thai dan Combat Nasional / Internasional.
Kemudian Menyelesaikan 7 event Nasional Muay Thai dari Juni – desember 2024 dan tentunya sosialisasikan program dan visi IMS ke seluruh Indonesia.
Selain itu, IMS juga akan terus bersilaturahmi dengan semua stake holder Industri Muay Thai di Indonesia untuk bisa bersama-sama membangun kembali kejayaan Muay Thai di tanah air tercinta Indonesia.
*


















Discussion about this post