Suaranusantara.com – Lamine Yamal membuat sejarah baru di Piala Euro pada pertandingan antara Spanyol melawan Prancis di Allianz Arena, Muenchen, Rabu, 10 Juli 2024, dini hari WIB.
Spanyol unggul atas Prancis berkat dua gol yang masing-masing dicetak oleh Lamine Yamal di menit ke-21 dan Dani Olmo pada menit ke-25.
Pada laga tersebut, Yamal yang merupakan penyerang Barcelona itu berhasil mencetak gol spektakuler ke gawang Prancis.
Baca Juga: Spanyol Lolos ke Final Euro 2024, Kalahkan Prancis dengan Skor 2-1
Sepakkan melengkungnya dari luar kotak penalti Prancis meluncur deras ke pojok kanan atas gawang dan gagal diblok oleh Maignan.
Menurut laporan UEFA, Yamal menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak gol dalam sejarah Euro pada usia 16 tahun 362 hari.
Ia berhasil mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol termuda dengan golnya tersebut sepanjang gelaran Piala Euro.
Atas gol yang dicetaknya, Yamal berhasil memecahkan rekor pencetak gol termuda yang dipegang pemain Swiss, Johan Vonlathen, sejak Piala Eropa 2004.
Vonlathen sukses mencetak gol ketika melawan Prancis saat masih berusia 18 tahun dan 141 hari.
Menjadi pemain termuda yang mencetak gol pada Euro, Yamal berhasil melampaui rekor Pele.
Pele yang kala itu membela Brasil di Piala Dunia 1958, sang legenda sepak bola tersebut telah membobol gawang Wales saat masih berusia 17 tahun dan 239 hari.
Meski masih berusia muda, Yamal selalu menjadi andalan Spanyol pada Piala Euro 2024. Ia telah mencetak satu gol dan tiga assist.


















Discussion about this post