Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Politik

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Suara Nusantara by Suara Nusantara
31 January 2025
in Politik
Reading Time: 2 mins read
A A
PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun? (Foto:Facebook/Pdip)

14
SHARES
114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – PDIP menang pemilu tiga kali, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali mencatatkan sejarah sebagai pemenang pemilu berturut-turut pada 2014, 2019, dan 2024.

Pada Pemilu 2024, partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri ini berhasil memperoleh 25,3 juta suara atau 16,72 persen dari total suara sah nasional.

Keberhasilan ini membuat PDIP tetap menjadi partai dengan suara terbanyak, bahkan mengungguli Partai Gerindra, meskipun ketua umumnya, Prabowo Subianto, berhasil memenangkan pemilihan presiden.

BACAJUGA

Bertemu Megawati di Menteng, Pendeta Gultom: Bentuk Keprihatinan Atas Kondisi Bangsa

Megawati Soekarnoputri dan GNB Bertemu Dua Jam, Singgung RUU Polri

Namun, kemenangan tersebut berbanding terbalik dengan citra PDIP di mata publik. Berdasarkan survei terbaru, PDIP hanya memperoleh citra positif sebesar 56,3 persen dengan tingkat kepuasan publik 53,1 persen.

Sebaliknya, Partai Gerindra mencatatkan citra positif tertinggi, mencapai 88,3 persen, serta tingkat kepuasan publik sebesar 83 persen.

Anomali PDIP: Tak Jelas dalam Pemerintahan Prabowo?

Direktur Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai bahwa ada anomali dalam posisi PDIP saat ini. Salah satu penyebabnya adalah sikap partai yang belum jelas dalam pemerintahan Prabowo. “Walaupun tidak di seberang-seberang banget ya. Jadi ya anomali sih akhirnya,” ujarnya.

Agung menyebut bahwa ada dua faktor utama yang menyebabkan citra PDIP cenderung menurun di mata publik:

1. Sikap Politik yang Tidak Tegas

PDIP dinilai memiliki “wajah ganda” karena belum menentukan posisinya secara jelas dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Apakah PDIP akan menjadi oposisi atau tetap berperan dalam pemerintahan, hingga kini masih menjadi tanda tanya. Hal ini membuat publik bingung dalam menilai arah politik PDIP.

Selain itu, kebijakan-kebijakan populis yang dikeluarkan oleh Prabowo dan Gibran, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta janji menaikkan gaji guru, tampaknya belum ditanggapi secara solid oleh PDIP.

Bahkan dalam kasus rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen, PDIP ikut mengkritik meskipun sebelumnya turut serta dalam pembahasan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Agung berharap Kongres PDIP pada April 2025 dapat menjadi momentum bagi partai untuk menentukan sikap politiknya terhadap pemerintahan Prabowo. Menurutnya, kejelasan posisi PDIP akan membantu memperbaiki citra partai di mata publik.

2. Kasus Hukum yang Menjerat Kader PDIP

Faktor lain yang turut memengaruhi citra PDIP adalah berbagai kasus hukum yang menimpa sejumlah kadernya. Beberapa di antaranya termasuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.

Selain itu, nama-nama besar seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Yasonna Laoly juga sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

PDIP dinilai terlalu defensif dalam menanggapi kasus-kasus hukum yang menimpa kadernya. Agung menilai bahwa PDIP seharusnya bersikap lebih tegas dalam mendukung penegakan hukum dan tidak terkesan melindungi kader yang terjerat kasus korupsi.

“Di depan panggung mereka mendukung penegakan hukum, tapi di belakang panggung justru ada upaya perlawanan. Ini yang sedikit banyak memengaruhi citra dan persepsi publik terhadap PDIP,” jelas Agung.

Mampukah PDIP menang lagi dan bangkit?

Meskipun masih menjadi partai pemenang pemilu, tantangan besar menanti PDIP dalam beberapa tahun ke depan.

Jika partai ini tidak segera menentukan sikap politiknya secara tegas dan menangani isu hukum yang menimpa kadernya dengan lebih baik, bukan tidak mungkin citra PDIP akan semakin merosot di mata publik.

Kongres PDIP pada April 2025 bisa menjadi momentum penting bagi partai ini untuk berbenah dan merumuskan strategi politik yang lebih jelas.

Tags: Kongres PDIPMegawati Soekarnoputripartai politikPDIPPemilu 2024
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Politik

Pesan Jokowi untuk Kader PSI: Turun ke Masyarakat dan Dengarkan Aspirasi Rakyat

by Fifi
23 June 2026

Suaranusantara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai...

Politik

Kader PSI Sambangi Jokowi di Solo, Beri Ucapan Ultah dan Minta Wejangan

by Fifi
23 June 2026

Suaranusantara.com - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemui Presiden...

Didampingi Kuasa Hukum, Rismon Sianipar Serahkan Buku ‘Otentikasi Ijazah Joko Widodo’ ke Kediaman Jokowi

Didampingi Kuasa Hukum, Rismon Sianipar Serahkan Buku ‘Otentikasi Ijazah Joko Widodo’ ke Kediaman Jokowi

17 June 2026

Gerakan Rakyat Kejar Pengakuan Resmi Negara, 38 Provinsi Ditarget Rampung Mei 2026

14 May 2026

Megawati Wajibkan Kader PDIP Rapat Rutin dan Buka Layanan untuk Rakyat

18 April 2026

Megawati Minta Kader PDIP Antisipasi Dampak Geopolitik, Jaga Ekonomi Rakyat

18 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Marinus Gea saat hadiri acara Kebajikan Pancasila di UNIPI
Nasional

BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan

by Suara Nusantara
2 July 2026

Suaranusantara.com- Anggota DPR RI Komisi XIII, Marinus Gea, menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta aparat penegak hukum berantas judol di wilayahnya (Dok YouTube Pemprov Jakarta)

Waduh! Data PPATK Jakbar Zona Merah Urutan ke 2 Tertinggi Pemain Judol, Pramono Anung Minta Aparat Berantas Sekeras-kerasnya

2 July 2026
Said Iqbal akan temui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram @karawang.terkinii)

Said Iqbal Akan Temui Bahlil Hari Ini, Ada Apa?

2 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan menerima tamu Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Kamis 2 Juli 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Hari Ini 2 Juli, Prabowo Dijadwalkan Menerima Tamu Kenegaraan Presiden Republik Belarus

2 July 2026
Foto saat Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi bertemu di HUT Bhayangkara ke 80 (Instagram @kementerian_kontroversi)

Hubungan Prabowo dan Jokowi Renggang, Gerindra Tepis

2 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com