Kota Tangerang Selatan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea menyelenggarakan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, Minggu (19/8/2018) di Lapangan Warga Setu, Tangerang Selatan.
Dalam sosialisasi ini disampaikan mengenai toleransi antar umat beragama di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh warga Setu, Kota Tangerang Selatan dan kader Taruna Merah Putih (TMP) Tangerang Selatan.
Dalam paparannya, Marinus mengungkapkan, bangsa Indonesia dibangun oleh para pejuang yang tidak memandang agama, ras, dan suku.
Kemerdekaan Indonesia diraih bersama-sama oleh pejuang yang berbeda latar belakang.
“Dulu pejuang-pejuang Indonesia melawan penjajah tidak melihat masing-masing latar belakang, mereka berjuang demi kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Dasar negara yang dibuat oleh para pendiri negara pun dibuat dengan memperhatikan seluruh agama, suku, dan ras yang ada di Indonesia.
“Pancasila dibuat untuk memayungi seluruh agama, suku, dan ras yang ada di Indonesia, tidak ada egosentris antar masing-masing latar belakang,” ujarnya.
Untuk itu, Marinus mengungkapkan, masyarakat Indonesia yang hanya tinggal menikmati kemerdekaan seharusnya mempertahankan hal tersebut dengan toleransi dan saling menghargai antar sesama.
“Jangan pernah terpancing oleh provokator yang memang ingin memecah belah bangsa Indonesia, Indonesia memiliki dasar negara Bhineka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu juga, jadi itu yang harus di pegang,” tandasnya. (akim/nji)

















