Kabupaten Lebak – Ketersediaan stok darah di Kabupaten Lebak menipis. Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Lebak mencatat, stok darah yang tersedia hanya mencukupi kebutuhan beberapa hari ke depan.
Bagian Pelayanan UTD PMI Lebak Sri Rahayu, Senin (3/6/2019) mengatakan, minimnya stok darah disebabkan sedikitnya jumlah pendonor di bulan Ramadan.
“Biasanya kami jemput bola ke luar, ini (bulan Ramadan) tidak ada,” ujar Sri.
Dalam sehari, kebutuhan darah di Lebak rata-rata sekitar 35 kantong. Namun, stok yang ada saat ini tak lebih dari 200 kantong. Golongan darah A menjadi golongan yang jumlahnya sangat minim.
“(Golongan) O juga sudah sudah mulai krisis,” ucapnya.
Sri menuturkan, di awal bulan Ramadan, ketersediaan darah sebanyak hampir 1.000 kantong.
“Untuk golongan O kami tinggal 72 kantong dari awal Ramadan sebanyak 300 kantong,” kata Sri.(and)


















Discussion about this post