Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Lifestyle

Mengenal Weton Jawa: Rahasia Tanggal Lahir yang Masih Diyakini hingga Kini

snc4 by snc4
18 June 2025
in Lifestyle
Reading Time: 1 min read
A A
weton yang lahir di tanggal 22 (ilustrasi freepik)

weton yang lahir di tanggal 22 (ilustrasi freepik)

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara- Bagi masyarakat Jawa, mengetahui hari lahir bukan hanya soal tanggal dalam kalender Masehi. Ada satu sistem penanggalan tradisional yang masih diyakini hingga kini, yaitu weton.

Tak sekadar penanda waktu, weton dipercaya bisa mengungkap tabiat, rejeki, bahkan jodoh seseorang. Seiring waktu, sistem ini terus diwariskan, menjadi bagian dari identitas budaya yang tetap hidup di tengah arus modernitas.

Totok Yasmiran, seorang filolog sekaligus konsultan budaya di Museum Radya Pustaka, Surakarta, menyebutkan bahwa weton memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat Jawa. Lewat kombinasi hari dan pasaran, seseorang bisa memahami kepribadian dan bahkan potensi relasi yang cocok dengannya. Pandangan ini disampaikannya kepada Kompas.com pada 30 Agustus 2021.

BACAJUGA

Zodiak Cinta Hari Ini: Aries Diminta Redam Emosi, Pisces Penuh Empati

Disebut Paling Pemarah, Ini Zodiak yang Emosinya Gampang Meledak

Penentuan weton sendiri merujuk pada dua sistem hari: saptawara atau tujuh hari dalam seminggu seperti Minggu (Ahad), Senin (Senen), Selasa (Slasa), hingga Sabtu (Setu), serta pancawara, yaitu lima pasaran khas Jawa yang meliputi Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi antara keduanya menghasilkan weton seseorang, yang biasanya diingat lebih kuat oleh orang tua atau kakek-nenek daripada tanggal Masehi.

Bagi yang ingin mencari tahu weton pribadinya, salah satu cara termudah adalah menanyakannya langsung kepada anggota keluarga yang lebih tua. Namun, jika informasi tersebut sudah sulit ditemukan, kalender Jawa yang tersedia secara daring juga bisa menjadi referensi yang praktis dan akurat.

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada 7 September 1995 tercatat lahir pada hari Kamis menurut kalender Masehi. Jika dilihat dalam sistem penanggalan Jawa, hari tersebut bertepatan dengan pasaran Wage. Maka dari itu, weton-nya adalah Kamis Wage.

Contoh lainnya adalah kelahiran pada 25 Oktober 1995. Di kalender biasa, hari itu jatuh pada Rabu. Namun jika mengacu pada kalender Jawa, pasaran yang menyertainya adalah Pahing. Dengan begitu, kombinasi hari dan pasaran tersebut menjadikan weton-nya Rabu Pahing.

Kepercayaan terhadap weton bukan sekadar tradisi kuno yang usang, tapi masih diyakini oleh banyak kalangan sebagai bagian dari pemahaman diri dan kehidupan sosial. Tak jarang, weton juga digunakan sebagai pertimbangan dalam upacara pernikahan, pembukaan usaha, atau momen penting lainnya.Mengenal Weton Jawa: Rahasia Tanggal Lahir yang Masih Diyakini hingga Kini

 

Tags: RamalanTanggal LahirWeton Jawa
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Tips Minum Kopi Saat Lembur
Lifestyle

Jangan Asal Seduh! Simak Tips Minum Kopi Saat Lembur Supaya Jantung Tidak Berdebar

by snc 14
22 June 2026

Suaranusantara.com - Tips minum kopi saat lembur menjadi panduan...

Makanan Tinggi Serat
Lifestyle

Jangan Sepelekan! Ini Daftar Makanan Tinggi Serat yang Wajib Ada di Meja Makan

by snc 14
12 June 2026

Suaranusantara.com - Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh secara optimal...

Dampak Buruk Kurang Tidur

Jadi Ancaman Nyata! Ini Dampak Buruk Kurang Tidur yang Sering Diabaikan

12 June 2026
Hari Raya Idul Adha 1447 H

Ini 25 Ucapan Idul Adha Terbaik yang Siap Dibagikan: Hangat dan Menyentuh!

26 May 2026
The Palace Jeweler menggelar press conference program Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 di Central Park, Jakarta pada Rabu, 15 April 2026 (suaranusantara.com)

The Palace Jeweler Hadirkan Program Semarak Pengundian Nasional 2026, Hadiah Mulai dari Elektronik hingga Berlian

16 April 2026
Minal Aidin Wal Faizin ucapan Lebaran 2026 dalam bahasa Arab (Instagram @hiburans.id)

Selain Minal Aidin Wal Faizin, Berikut Ucapan Lebaran 2026 Dalam Bahasa Arab Langsung Copas dan Bagikan

18 March 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Lagunya Dinyanyikan Tanpa Izin, Fariz RM Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Hak Cipta
Nasional

Lagunya Dinyanyikan Tanpa Izin, Fariz RM Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

by SNC 9
24 June 2026

Suaranusantara.com - Musisi Fariz RM menegaskan bahwa kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang tengah bergulir bukan semata-mata...

Lestari Moerdijat (dok istimewa)

Lestari Moerdijat: Piala Dunia 2026, Momentum Menata Masa Depan Sepak Bola dan Pemuda Indonesia

24 June 2026
Marinus Gea (Dok ist)

Marinus Gea: Penertiban Aset Negara Harus Diikuti Manfaat Nyata bagi Rakyat

24 June 2026
Fahira Idris Kecam Keras Penyekapan Perempuan di Bandung

Fahira Idris Kecam Keras Penyekapan Perempuan di Bandung

24 June 2026

Voting Logo HUT RI ke-81 Dibuka, Ini Langkah-Langkahnya

24 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com