Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Piala Dunia 2026, Momentum Menata Masa Depan Sepak Bola dan Pemuda Indonesia

snc4 by snc4
24 June 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Lestari Moerdijat (dok istimewa)

Lestari Moerdijat (dok istimewa)

2
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Jadikan momentum gelaran Piala Dunia sebagai katalis memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus cermin bagi pembangunan sepak bola nasional yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Ajang seperti Piala Dunia memiliki daya tular magis yang mampu menginspirasi generasi muda. Di balik persaingan di lapangan, ada pesan mendalam tentang penguatan persatuan dari keberagaman yang penting bagi bangsa yang majemuk seperti Indonesia,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam sambutan tertulisnya pada diskusi daring bertema Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (24/6).

Diskusi yang dimoderatori Tantri Moerdopo (Tim Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu menghadirkan Asep Saputra (Direktur Operasional I.League), Suryopratomo (Pengamat Sepak Bola), dan Benhard Sitorus (CEO World Sport Academy/Wospac Rep Office Indonesia) sebagai narasumber. Selain itu, hadir pula Akmal Marhali (Koordinator Save Our Soccer) sebagai penanggap.

BACAJUGA

Prediksi Inggris vs Ghana: The Three Lions Bidik Tiket Babak Gugur Lebih Awal!

Lestari Moerdijat: Dorong Pemerintah dan Swasta Patuhi Kewajiban Mempekerjakan Penyandang Disabilitas

Menurut Lestari, sepak bola memiliki karakteristik sebagai bahasa universal yang mampu melampaui batas-batas primordial seperti suku, agama, dan ras.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mencontohkan dukungan terhadap Tim Nasional Indonesia kerap mampu mengintegrasikan masyarakat dari Aceh hingga Papua ke dalam satu identitas kolektif.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu mengingatkan, pentingnya kepekaan sosial dan melihat ke dalam negeri di tengah euforia Piala Dunia sepak bola.

Menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, pembangunan ekosistem sepak bola yang sehat berpotensi membuka jalur mobilitas sosial baru bagi generasi muda di berbagai pelosok, menjauhkan mereka dari kemiskinan dan kenakalan remaja.

“Nilai sportivitas, disiplin, dan kerja keras yang diajarkan di lapangan hijau harus diinternalisasi untuk membangun karakter bangsa yang kompetitif,” pungkas Rerie.

Direktur Operasional I League Asep Saputra mengungkapkan bahwa tim-tim yang berlaga di Piala Dunia jangan hanya dilihat saat mereka bisa berlaga pada putaran final saja.

Menurut Asep, negara-negara yang masuk putaran final Piala Dunia itu merupakan hasil dari proses pengembangan sepak bola mereka pada 10-20 tahun ke belakang.

Jepang, misalnya, ujar Asep, memiliki visi pengembangan sepak bola 100 tahun yang dimulai sejak 1992.

I league, tambah Asep, dalam dua tahun terakhir juga berupaya untuk memperbaiki sejumlah hal dalam pelaksanaan kompetisi.

Menurut Asep, saat ini diperlukan transformasi besar agar mampu membangun sepak bola secara berkelanjutan, sehingga dapat melahirkan organisasi dan SDM sepak bola yang berkualitas dunia.

CEO Wospac Rep Office Indonesia Benhard Sitorus berpendapat, tantangan ke depan adalah bagaimana Indonesia mampu menjaga momentum kebangkitan sepak bola di usia dini yang berkelanjutan.

Karena, jelas Benhard, rasio transisi pemain sepak bola di Indonesia dari tingkat akademi ke profesional hanya 4%-10%.

Menurut dia, dibutuhkan tata kelola yang baik dan transparan untuk melahirkan SDM sepak bola yang berkualitas.

Benhard mengakui, saat ini, PSSI sudah memiliki sistem pengembangan sepak bola yang berjenjang sesuai kelompok umur. Namun, disayangkan, standar kualitas pembinaannya tidak jelas.

Pengamat Sepak Bola Suryopratomo mengungkapkan bahwa setiap gelaran Piala Dunia sepak bola selalu muncul keinginan untuk bisa bermain di putaran final.

Menurut Suryopratomo, tim sepak bola nasional yang tangguh itu tidak ada hubungannya dengan jumlah penduduk di suatu negara.

China dan India, misalnya, dengan jumlah penduduk ratusan juta hingga miliaran jiwa, tambah dia, juga tidak memiliki kesebelasan sepak bola yang tangguh di tingkat dunia.

Terpenting, ujar Suryopratomo, untuk memiliki tim nasional yang tangguh harus mampu membangun ekosistem sepak bola yang baik dan berkelanjutan.

Saat ini, menurut dia, seringkali kita terperangkap dalam kepentingan jangka pendek dalam melakukan pengembangan sepak bola.

Menurut Suryopratomo, dibutuhkan sistem pengembangan yang holistik untuk membangun tim sepak bola nasional yang tangguh.

Selain itu, tegas dia, jangan dilupakan juga pengembangan faktor-faktor mendasar, seperti pembinaan kelompok umur dan infrastruktur yang standar, serta pelatih yang bersertifikat.

Saat ini, tegas Suryopratomo, harus dikedepankan pemahaman bahwa menang dalam pertandingan itu adalah bagian dari proses, bukan tujuan.

Dengan pemahaman menang sebagai tujuan, tambah dia, segala cara dihalalkan untuk menjadi juara. “Mampukah kita melakukan transformasi mendasar bahwa menang itu bagian dari proses,” ujar Suryopratomo.

Menurut Suryopratomo, butuh peta jalan pengembangan sepak bola yang transparan, berkelanjutan, didukung pemerintah dan semua pihak untuk melahirkan tim nasional yang tangguh.

Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali berpendapat bahwa Indonesia bisa tampil dalam ajang Piala Dunia, karena pada tahun 1930-an dengan nama Hindia Belanda, Indonesia pernah bertanding di ajang sepak bola dunia itu.

Dalam perjalanannya, tambah Akmal, kemampuan sepak bola Timnas Indonesia semakin lemah jika dibandingkan dengan timnas negara-negara tetangga.

Menurut Akmal, hal itu disebabkan ekosistem sepak bola nasional Indonesia tidak dibangun dengan baik.

Sejumlah praktik negatif seperti pengaturan skor, perjudian, penipuan umur, dan pemain titipan, ujar Akmal, mewarnai dinamika sepak bola di tanah air.

“Tim nasional sepak bola yang kuat selalu hadir dari pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang sehat,” ujar Akmal.

Wartawan senior Saur Hutabarat berpendapat bahwa kalau Menteri Olah Raga masih merangkap menjadi Ketua Umum PSSI, selama itu terjadi target-target pembangunan sepak bola yang ditetapkan nol besar dan menjadi omong kosong belaka.

Karena, tegas Saur, regulator dan operator tumpang tindih. Hal ini harus segera dibenahi terlebih dahulu.

Selain itu, Saur menegaskan tidak ada kekuatan olah raga yang terbentuk dari pembinaan lewat jalan pintas. Apalagi, tambah dia, disertai dengan mental menerabas.

“Itulah yang terjadi pada praktik naturalisasi dan diiringi dengan proses perpindahan kewarganegaraan,” ujar Saur.

Menurut Saur, tumpang tindih antara regulator dan operator, serta jalan pintas dalam pembinaan meracuni ekosistem pengembangan sepak bola nasional Indonesia.***

Tags: Lestari MoerdijatPiala Dunia 2026Sepak BolaWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Lagunya Dinyanyikan Tanpa Izin, Fariz RM Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Hak Cipta
Nasional

Lagunya Dinyanyikan Tanpa Izin, Fariz RM Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

by SNC 9
24 June 2026

Suaranusantara.com - Musisi Fariz RM menegaskan bahwa kasus dugaan...

Marinus Gea (Dok ist)
Nasional

Marinus Gea: Penertiban Aset Negara Harus Diikuti Manfaat Nyata bagi Rakyat

by snc4
24 June 2026

Suaranusantara.com– Anggota DPR RI Marinus Gea menegaskan bahwa keberhasilan...

Fahira Idris Kecam Keras Penyekapan Perempuan di Bandung

Fahira Idris Kecam Keras Penyekapan Perempuan di Bandung

24 June 2026

Voting Logo HUT RI ke-81 Dibuka, Ini Langkah-Langkahnya

24 June 2026

Pemerintah Luncurkan 5 Desain Logo HUT RI ke-81, Masyarakat Diajak Memilih

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto tutup 240 BUMN (instagram @kemensetneg.ri)

Pemerintah Tutup 240 BUMN, Prabowo Pastikan Akan Menutup 700-800 Perusahaan Plat Merah: Hemat Triliunan

24 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Lestari Moerdijat (dok istimewa)
Nasional

Lestari Moerdijat: Piala Dunia 2026, Momentum Menata Masa Depan Sepak Bola dan Pemuda Indonesia

by snc4
24 June 2026

Suaranusantara.com- Jadikan momentum gelaran Piala Dunia sebagai katalis memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus cermin bagi pembangunan sepak bola...

Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Shock Ekonomi Bertumbuh 5 Persen tapi Rakyat Miskin Bertambah: Ini Anomali, Sistem Kita Keliru

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal kekayaan negara banyak hilang di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Shock Banyak Kekayaan Negara Hilang: Bukan Cari Kesalahan, Anggaplah Kelalaian Bersama

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Mengungkap Penyebab di Balik Rupiah Melemah

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Akui Gaji Guru dan PNS Tidak Baik, Prabowo Ungkap Biang Keladinya

24 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com