Suaranusantara.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan jaminan lapangan kerja baru bagi para buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex yang menjadi korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) karena perusahaan resmi ditutup.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan.
Dia mengatakan, pekan depan Kemnaker bakal menyambangi industri yang membuka lapangan kerja di wilayah Jawa Barat.
“Gini, yang jelas kita akan mencari lapangan industri-industri yang membuka lapangan pekerjaan. Nah hari Senin, saya akan datang ke Garut di situ ada penerimaan lapangan pekerjaan 10.000,” kata Noel,, Jumat (28/2/2025).
Noel menyatakan, Kemnaker bakal membantu puluhan ribu buruh yang terkena PHK untuk mendapatkan pekerjaan.
Dia juga berjanji akan memberikan kemudahan syarat administrasi dalam perekrutan pekerkejaan untuk karyawan sritex tersebut.
“Dan Huawei itu juga akan menerima bukaan lapangan pekerjaan sekitar 30.000. Jangan dibatasi pakai umur. Kita nggak mau dibatasi umur. Mereka mau kerja,” ujarnya.
Sebelumnya, PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, yang tengah berada dalam kondisi pailit, akan resmi ditutup pada 1 Maret 2025 besok.
Direktur Utama PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto mengatakan ada sebanyak 12.000 orang kehilangan pekerjaan karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), termasuk dari tiga anak usahanya.
Sementara, kata dia, di Sritex sendiri, ada sebanyak 8.000 orang yang terkena PHK.


















Discussion about this post