Suaranusantara.com- Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, mengenang sosok mendiang Titiek Puspa sebagai pahlawan kebudayaan yang telah mengabdikan hidupnya untuk dunia seni, budaya, dan sosial di Indonesia. Hal itu disampaikan SBY saat melayat ke rumah duka Titiek Puspa, yang wafat pada usia 87 tahun.
“Pahlawan kebudayaan, kalau saya boleh mengatakan begitu, Ibu Titiek Puspa yang boleh dikatakan mengaktifkan kehidupannya untuk dunia seni, budaya, dan bahkan juga sosial,” ujar SBY.
SBY menyebut Titiek sebagai maestro lintas generasi yang tetap aktif berkarya dari masa ke masa, sejak era Presiden Soekarno hingga kini di masa Presiden Prabowo.
“Ini boleh dikata seorang maestro, seorang musisi, seorang seniman lintas generasi, dari masa ke masa, mulai dari era Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati, selaku saya, Presiden Jokowi, dan Presiden Prabowo.” katanya
Menurutnya, Titiek Puspa merupakan sosok yang tak kenal lelah menyampaikan pesan-pesan moral melalui karya-karya seni dan budaya. SBY pun mengingat keterlibatan almarhumah dalam berbagai acara kebudayaan selama masa kepemimpinannya.
“Selama 10 tahun saya memimpin Indonesia dulu, kerap sekali bersama-sama almarhumah dalam berbagai acara kebudayaan. Dan beliau sepertinya tidak pernah lelah untuk mengaktifkan diri beliau untuk Indonesia tercinta, sekali lagi, melalui seni dan kebudayaan.” ucapnya
SBY juga berbagi kenangan terakhirnya dengan Titiek Puspa sekitar tiga bulan sebelum kepergian sang legenda. Kala itu, ia bersama 35 penyanyi dari berbagai generasi tengah mempersiapkan sebuah lagu bertema pelestarian bumi, di mana Titiek turut berpartisipasi sebagai penyanyi paling senior.
“Sekitar 3 bulan yang lalu sebenarnya saya bertemu beliau, kami 35 artis penyanyi Indonesia sekarang ini, sedang mempersiapkan membuat video yang menyampaikan pesan kepada dunia agar kita menyelamatkan bumi. Ada 35 orang artis dan beliau adalah artis yang paling senior, karena usianya sudah 87 tahun.” ungkap SBY
SBY menyampaikan bahwa almarhumah tetap antusias dan bahagia bisa bergabung dengan para musisi muda dalam proyek tersebut.
“Pada saat rekaman dengan para musisi dan artis yang lainnya, beliau juga happy. Dan sayang sekali, dan ini merupakan takdir Allah, beliau dipanggil.” katanya
Ia pun meyakini bahwa kepergian Titiek Puspa akan dikenang sebagai warisan luar biasa bagi bangsa Indonesia.
“Negeri ini, dunia, memerlukan pahlawan-pahlawan. Beliau pahlawan kebudayaan, pahlawan kesenian… Sekali lagi Almarhumah menjadi contoh, menjadi sosok yang patut diteladani oleh semua.” tutup dia.

















Discussion about this post