Suaranusantara.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dikabarkan akan melakukan rotasi besar-besaran pada jabatan eselon Ianya.
Berdasarkan informasi yang ada disebutkan bahwa hampir seluruh direktur jenderal bergeser jabatan.
Kemudian, terdapat dua nama baru yang akan menempati jabatan direktur jenderal, sementara adapula pejabat yang akan menempati direktorat yang baru dibentuk.
Berikut struktur rotasi pejabat Kementerian Keuangan yang diperoleh dari berbagai sumber:
- Dirjen Pajak : Bimo Wijayanto (Sebelumnya Suryo Utomo)
- Dirjen Bea Cukai: Letjen TNI Djaka Budi Utama (Sebelumnya Askolani)
- Dirjen Perbendaharaan: Suryo Utomo (Sebelumnya Astera Primanto)
- Dirjen Anggaran: Astera Primanto Bhakti (Sebelumnya Isa Rachmatarwata)
- Dirjen Perimbangan Keuangan: Askolani (Sebelumnya Luky Alfirman)
- Dirjen Kebijakan Fiskal : Febrio Kacaribu (tetap)
- Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko : Luky Alfirman (Sebelumnya Suminto)
- Badan Teknologi Informasi dan Inovasi Keuangan : Heru Pambudi (Tidak ada)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianti dipastikan telah menunjuk Bimo Wijayanto sebagai Dirjen Pajak baru dan Letjen TNI Djaka Budi Utama sebagai Dirjen Bea Cukai baru.
Kepastian ini diperoleh setelah Kepala Negara memanggil dua tokoh tersebut ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/5/2025) lalu. Pelantikan akan dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam waktu dekat.
Dalam pertemuan tersebut, Bimo mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta dirinya untuk memperbaiki sistem perpajakan Indonesia.
“Saya diberikan mandat nanti sesuai dengan arahan Menteri Keuangan akan bergabung dengan Kementerian Keuangan, begitu juga dengan Letjen TNI Djaka Budi Utama,” ujar Bimo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/5/2025).


















Discussion about this post