Suaranusantara.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan jajarannya melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (27/8/2025).
Bahlil mengatakan, dalam pertemuan itu mereka membahas soal nasib koalisi di pemerintahan Prabowo.
Menurut dia, nasib koalisi penting untuk dibahas untuk menentukan nasib program Asta Cita pemerintah Prabowo.
“Kita berbicara tidak hanya sekarang, tapi kita juga berbicara tentang bagaimana koalisi ke depan itu ke arah yang lebih baik dan produktif,” kata Bahlil, Rabu (27/8/2025).
“Sudah barang tentu itu kita semua dalam rangka bagaimana bisa kita mewujudkan apa yang menjadi program program Bapak Presiden dalam Asta Cita,” tambah dia.
Selain soal nasib koalisi, kata Bahlil, pertemuannya dengan Prabowo juga membahas soal makan bergizi gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga pengelolaan sumber daya alam (SDA).
Ia mengeklaim, diskusi antara pimpinan Partai Golkar dengan Prabowo berlangsung produktif.
Salah satu indikator adalah pembahasan penerapan Pasal 33 UUD 1945 yang membahas soal perekonomian disusun berdasar azas kekeluargaan.
“Kami melakukan diskusi yang sangat konstruktif, terkait dengan berbagai perkembangan yang ada di bangsa kita. Saya pikir, ini adalah diskusi yang menurut saya sangat produktif,” tuturnya.

















Discussion about this post