Suaranusantara.com-Rangkaian demonstrasi besar yang terjadi di akhir Agustus 2025 mendapat perhatian serius dari pemerintah. Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga digelar di kantor Kemenko Kumham Imipas pada Senin (8/9/2025).
Pertemuan dipimpin Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, bersama sejumlah pejabat tinggi, antara lain Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, hingga perwakilan Komnas HAM dan Komnas Perempuan.
Yusril menjelaskan, pemerintah menyambut baik berbagai tuntutan yang disuarakan masyarakat dalam aksi tersebut. Menurutnya, aspirasi itu sejatinya menjadi dorongan untuk memperbaiki hal-hal yang masih dinilai kurang selama ini.
Ia juga menuturkan bahwa sebagian desakan publik tidak hanya dialamatkan kepada pemerintah, melainkan juga DPR.
Yusril optimistis parlemen akan memberikan tanggapan yang sesuai dengan keinginan rakyat. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tidak semua aspirasi dapat langsung diwujudkan, sebab beberapa memerlukan waktu dan proses perbaikan bertahap.
“Walaupun tentu itu tidak semua ditujukan kepada pemerintah ada sebagian yang ditujukan ke DPR, dan kami berkeyakinan bahwa DPR akan memberikan respons apa yang menjadi tuntutan dari rakyat itu,” ujarnya.
“Terhadap tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, tentu pemerintah akan merespons positif ke arah itu walaupun tidak semua dari tuntutan itu dapat segera diwujudkan oleh karena memerlukan waktu perbaikan,” tegasnya


















Discussion about this post