Suaranusantara.com- Mantan Menko Polhukam Mahfud MD telah menyatakan kesediaannya untuk masuk ke dalam tim Reformasi Polri bentukan Presiden RI Prabowo Subianto.
Kesediaan Mahfud MD masuk dalam tim Reformasi Polri ini sebelumnya turut dibenarkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
“Insya Allah, Insya Allah,” ujar Prasetyo Hadi beberapa waktu lalu.
Namun, saat ditanya posisi Mahfud MD di tim Reformasi Polri, Prasetyo mengaku tidak mengetahuinya, apakah sebagai ketua atau anggota.
Prasetyo hanya kembali menegaskan, Mahfud MD bersedia bergabung.
“Ya bersama-samalah, belum ada yang ditunjuk siapa yang akan menjadi ketua, tapi alhamdulillah beliau menyampaikan kesediaannya untuk ikut bergabung,” ujarnya.
Selain Mahfud, Mensesneg juga mengungkap ada mantan Kapolri yang akan bergabung. Namun Prasetyo belum mengungkap sosok-sosok mantan Kapolri tersebut.
“Adalah, adalah (dari mantan Kapolri). Beberapa namalah,” ujarnya.
Dia menyebut total anggota Tim Reformasi Kepolisian sebanyak sembilan orang. Dia pun meminta untuk menunggu pengumuman pekan depan.
“Tunggulah, minggu depan. Mungkin kurang lebih sekitar sembilan,” imbuhnya.
Mahfud MD yang menjadi bagian dari tim Reformasi Polri mendapat dukungan dari berbagai pihak. Misalnya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Kata Dasco, Mahfud MD adalah sosok yang kredibel.
“lya enggak apa-apa. Pak Mahfud, kan, tokoh yang kredibel. Dia pernah Menko Polhukam dan dia memahami,” ucap Dasco kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 24 September 2025.
Lalu dukungan juga dinyatakan oleh politisi PDI Perjuangan Deddy Yevry Sitorus. Deddy berujar Mahfud adalah sosok yang bersih dan lurus.
“Ya bagus dong. Orangnya kan lurus, bersih, jadi ya saya kira wajar saja,” kata Deddy kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 24 September 2025.


















Discussion about this post