Suaranusantara.com- Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan setuju saat ditawari masuk ke dalam tim Reformasi Polri bentukan Presiden RI Prabowo Subianto.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevry Sitorus pun menanggapi soal Mahfud MD yang setuju masuk ke dalam tim Reformasi Polri.
Kata Deddy, Mahfud adalah sosok yang amanah, bersih dan lurus, jadi wajar mantan Menko Polhulkam itu ditawari masuk ke dalam tim Reformasi Polri
“Ya bagus dong. Orangnya kan lurus, bersih, jadi ya saya kira wajar saja,” kata Deddy kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 24 September 2025.
Saat ditanya soal tawaran Mahfud menjadi Menko Polkam, Deddy mengatakan bahwa kursi tersebut telah diisi oleh Djamari Chaniago. Lantaran hal itu, Deddy enggan membahas soal tersebut.
“Menko Polkamnya aja sudah ada, ngapain bahas itu lagi,” katanya.
Saat ditanya apakah PDI Perjuangan kecewa saat Mahfud hanya ditawari untuk tim Reformasi Polri, Deddy berujar partainya tidak kecewa.
“Wah kita bukan lelaki yang gampang kecewa,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetya Hadi, menyatakan Mahfud MD bersedia bergabung dalam tim Reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo.
“Insya Allah, Insya Allah,” ujar Prasetyo Hadi.
Selain Mahfud, Mensesneg juga mengungkap ada mantan Kapolri yang akan bergabung. Namun Prasetyo belum mengungkap sosok-sosok mantan Kapolri tersebut.
“Adalah, adalah (dari mantan Kapolri). Beberapa namalah,” ujarnya.
Dia menyebut total anggota Tim Reformasi Kepolisian sebanyak sembilan orang. Dia pun meminta untuk menunggu pengumuman pekan depan.
“Tunggulah, minggu depan. Mungkin kurang lebih sekitar sembilan,” imbuhnya.
Terkait posisi ketua, Prasetyo Hadi mengatakan belum ada nama yang ditunjuk sebagai ketua tim. Prasetyo kembali menegaskan, Mahfud MD bersedia bergabung.
“Ya bersama-samalah, belum ada yang ditunjuk siapa yang akan menjadi ketua, tapi alhamdulillah beliau menyampaikan kesediaannya untuk ikut bergabung,” ujarnya.


















Discussion about this post