Suaranusantara.com- Rabu 4 Maret 2026, Partai Demokrat menggelar acara buka bersama (bukber). Acara bukber itu, Partai Demokrat turut mengundang Presiden RI Prabowo Subianto.
Namun, dalam acara bukber Partai Demokrat, Prabowo sama sekali tidak terlihat di sana.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tak mempermasalahan ketidakhadiran Prabowo dalam acara bukber.
Terlebih Prabowo tengah menjaga kesehatannya seusai menjalani rangkaian agenda padat, termasuk perjalanan luar negeri dan pertemuan dengan para presiden serta wakil presiden terdahulu pada Selasa 3 Maret 2026.
Untuk itu, AHY memahami kondisi tersebut. “Beliau juga belum lama kembali dari perjalanan panjang tugas-tugas di luar negeri, juga bersama presiden terdahulu. Tentu membutuhkan waktu untuk recovery,” katanya, Rabu 4 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, AHY turut mengungkap isi pertemuan antara Prabowo dengan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terdahulu.
Di mana dalam pertemuan itu membahas soal kondisi dan situasi Timur Tengah pasca serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu 28 Februari 2026 lalu.
AHY menilai dinamika di Timur Tengah perlu dicermati secara serius agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
“Tentu kita semua tidak ingin Timur Tengah menjadi flash point yang bisa mengarah ke perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju perang dunia ketiga,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh kader Demokrat untuk mendoakan kesehatan Prabowo agar tetap prima dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara.
AHY menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo serta menegaskan komitmen Demokrat untuk terus mendukung stabilitas nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.

















Discussion about this post