Suaranusantara.com – Pergerakan pemudik yang menggunakan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat seiring dimulainya masa Angkutan Lebaran 2026 oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
Memasuki H-10 Lebaran atau Rabu (11/3), masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal. Berdasarkan data per pukul 09.00 WIB, sebanyak 27.021 pelanggan kereta api jarak jauh tercatat berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara itu, 15.509 pelanggan tercatat tiba di berbagai stasiun di wilayah yang sama.
Untuk keberangkatan, volume penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen dengan 12.265 pelanggan. Angka ini diikuti oleh Stasiun Gambir sebanyak 4.823 pelanggan, kemudian Stasiun Bekasi 4.227 pelanggan, Stasiun Cikarang 2.786 pelanggan, Stasiun Jatinegara 1.638 pelanggan, Stasiun Karawang 760 pelanggan, serta Stasiun Cikampek sebanyak 522 pelanggan.
Sementara untuk kedatangan penumpang, tercatat 6.001 pelanggan tiba di Stasiun Pasar Senen, disusul Stasiun Gambir 4.037 pelanggan, Bekasi 2.248 pelanggan, Jatinegara 1.809 pelanggan, Cikarang 679 pelanggan, Karawang 374 pelanggan, serta Cikampek 361 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan peningkatan pergerakan penumpang mulai terlihat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Memasuki H-10 Lebaran, pergerakan pelanggan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tren ini diperkirakan akan terus naik seiring semakin dekatnya puncak arus mudik,” ujar Franoto di Jakarta, Rabu (11/3).
Hingga 10 Maret 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen juga terus meningkat. Dari total kapasitas 1.076.196 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran, sebanyak 655.840 tiket telah terjual atau sekitar 61 persen dari total kapasitas.
Artinya, masih tersedia lebih dari 400 ribu kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai tanggal keberangkatan selama periode Angkutan Lebaran tersebut.
Berdasarkan data pemesanan, periode 11–20 Maret menjadi fase awal mudik dengan tingkat pemesanan tertinggi. Dalam rentang waktu itu, tercatat 437.127 tiket telah dipesan masyarakat.
Beberapa tanggal yang menjadi favorit pemudik antara lain 18 Maret dengan 49.045 tiket, disusul 19 Maret sebanyak 48.412 tiket, 17 Maret sebanyak 47.898 tiket, serta 16 Maret dengan 47.460 tiket. Pada beberapa tanggal tersebut, ketersediaan kursi bahkan sudah mendekati penuh.
Meski demikian, KAI menyebut masih tersedia puluhan ribu kursi pada berbagai tanggal keberangkatan, termasuk pada periode setelah puncak mudik. Untuk keberangkatan 23 Maret hingga 1 April 2026, tercatat masih tersedia sekitar 352.118 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.


















Discussion about this post