Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Kasus Campak Harus Jadi Alarm untuk Membangun Kesadaran Pola Hidup Sehat Masyarakat

snc4 by snc4
8 April 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan merebaknya kasus campak harus menjadi alarm bagi kita untuk segera membangun kesadaran kolektif mewujudkan pola hidup sehat mulai dari lingkup keluarga, sebagai bagian mewujudkan sistem kesehatan nasional yang kuat.

“Merebaknya kasus campak sejak awal tahun ini harus menjadi momentum bagi kita untuk membangun kesadaran bersama dalam merealisasikan pola hidup sehat masyarakat Indonesia,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Bahaya Penyakit Campak di Indonesia dan Upaya Penanggulangannya yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (8/4).

Diskusi yang dimoderatori Eva Kusuma Sundari (Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI) itu, menghadirkan Felly Estelita Runtuwene (Ketua Komisi IX DPR RI), Siti Nadia Tarmizi (Direktur Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI), Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama (Direktur Pascasarjana Universitas YARSI – Direktur World Health Organization South East Asia Regional Office/WHO SEARO periode 2018-2020), dan Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) (Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia /IDAI) sebagai narasumber.

BACAJUGA

Lestari Moerdijat: Situs Batujaya Bukti Peradaban Luhur Bangsa Indonesia

Wakil Ketua MPR RI, Ibas Dorong Akselerasi Transformasi Digital Nasional dan Telekomunikasi Menuju Smart Indonesia

Menurut Lestari, upaya membangun pola hidup sehat masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan bagi setiap warga negara melalui aspek yang mendasar, seperti kesehatan.

Catatan Kementerian Kesehatan RI menyebutkan, saat ini terjadi herd immunity (<95%) atau penurunan kekebalan tubuh yang memicu peningkatan kasus campak secara drastis.

Hal itu, tambah Lestari, antara lain disebabkan penurunan cakupan imunisasi Campak-Rubella (MR) di Indonesia yang dipicu sejumlah penyebab antara lain misinformasi/hoaks antivaksin, gangguan layanan selama pandemi COVID-19, dan rendahnya penerimaan masyarakat.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa keseluruhan data tersebut harus mampu dimanfaatkan sebagai dasar untuk menentukan perbaikan arah kebijakan terkait upaya pencegahan sejumlah penyakit dan memperkuat kapasitas sistem kesehatan nasional.

“Kesadaran kolektif untuk hidup sehat harus konsisten dibangun mulai dari lingkup keluarga dalam memperkuat sistem kesehatan nasional,” ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar para pemangku kepentingan mampu membenahi sistem kesehatan nasional secara fundamental, agar aspek perlindungan melalui pemenuhan hak kesehatan setiap warga negara dapat benar-benar direalisasikan.

Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki sistem monitoring kewaspadaan dini terhadap penyebaran suatu penyakit.

Menurut Siti, sebenarnya peningkatan kasus campak dan suspek campak sudah mulai terlihat sejak akhir tahun 2025 dan mencapai catatan tertinggi pada pekan pertama 2026, dengan suspek campak 2.932 dan 2.220 kasus campak yang terkonfirmasi secara klinis.

Kasus campak, jelas Siti, baru menunjukkan penurunan kasus campak pada pekan kedua Maret 2026.

Siti mengungkapkan, sejumlah provinsi di tanah air yang mengalami peningkatan kasus campak tercatat memiliki capaian imunisasi campak yang rendah.

Sejumlah upaya untuk mengatasi kondisi itu, jelas Siti, antara lain outbreak response immunization dengan pemberian imunisasi tambahan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.

Selain itu, tambah dia, juga dilakukan pemberian imunisasi untuk melengkapi status imunisasi pada bayi dan balita.

Untuk mencegah paparan penyakit campak pada tenaga medis, jelas Siti, Kementerian Kesehatan juga telah menerbitkan Surat Kewaspadaan Terhadap Penyakit Campak bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan nomor HK. 02.02/C/1602/2026, sebagai acuan kewaspadaan bagi seluruh fasilitas layanan kesehatan.

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan permasalahan campak mengemuka di tanah air karena terjadi peningkatan kasus, ada dokter yang meninggal akibat campak, dan ada laporan kasus campak di Australia yang datang dari orang dari Jakarta.

Sejatinya, ujar Tjandra, campak bukan penyakit baru. Wabah campak, tambah dia, masuk 10 wabah penyakit yang terjadi pada abad ke-9 SM.

Namun, jelas Tjandra, dalam 25 tahun terakhir ini terbukti bahwa dengan vaksinasi campak yang baik dapat menyelamatkan 57 juta penduduk dari kematian.

“Dampak vaksinasi terhadap penurunan penularan kasus campak sangat besar,” tegas Tjandra.

Tjandra menyarankan, untuk menekan angka kasus campak saat ini perlu peningkatan pemberian vaksinasi campak pada orang dewasa, selain vaksinasi terhadap anak dan balita yang sudah terjadwal.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mengungkapkan, saat ini kita menghadapi kasus campak yang signifikan dengan kejadian luar biasa yang tersebar di sejumlah daerah.

Upaya imunisasi, jelas Felly, merupakan program wajib dari pemerintah pusat yang pelaksanaannya oleh pemerintah daerah.

Kondisi saat ini, ujar Felly, harus menjadi perhatian serius secara bersama, mengingat campak merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Felly berharap, sejumlah program imunisasi dan pencegahan yang telah direncanakan dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya bagi setiap warga negara.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso berpendapat, sudah saatnya kita memperkuat layanan kesehatan primer dalam bentuk upaya promotif preventif seperti cakupan imunisasi.

Karena, jelas Piprim, ketika negara bergeser fokus ke upaya kuratif dalam menghadapi wabah kedodoran, karena layanan kesehatan primernya lemah.

Menurut Piprim, kehadiran posyandu merupakan dasar yang kuat bagi layanan promotif dan preventif yang diperlukan.

Wartawan senior Usman Kansong mengungkapkan, saat ini di media sosial beredar pernyataan seorang dokter yang secara terbuka mengampanyekan antivaksin, dengan menyebutkan berbagai efek samping dari vaksinasi.

Menurut Usman, hal itu dapat menjadi penghambat upaya mengatasi kasus campak yang sejatinya efektif dicegah melalui vaksinasi.

Usman berpendapat, disinformasi terkait vaksinasi itu harus segera diimbangi dengan peningkatan edukasi masyarakat melalui sosialisasi yang benar, bahwa vaksinasi atau imunisasi sangat penting untuk mencegah masyarakat terpapar campak yang mewabah di sejumlah daerah.

Tags: Kasus CampakLestari MoerdijatWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Marinus Gea
Nasional

Pengawasan WNA Belum Optimal, Marinus Gea Dorong Digitalisasi Data Keimigrasian Terintegrasi

by snc4
13 June 2026

Suaranusantara.com- Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea menekankan...

LCC Empat Pilar MPR RI Kian Strategis sebagai Wadah Pendidikan Karakter dan Penguatan Nasionalisme Generasi Muda
Nasional

LCC Empat Pilar MPR RI Kian Strategis sebagai Wadah Pendidikan Karakter dan Penguatan Nasionalisme Generasi Muda

by snc4
13 June 2026

Suaranusantara.com – Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Majelis Permusyawaratan...

Pertamina bicara soal isu kenaikan harga BBM nonsubsidi (Instagram @folk_makassar)

DPR Desak Pemerintah Transparan soal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

13 June 2026

DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Naikkan Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN

13 June 2026
PDI Perjuangan Provinsi Banten gelaran Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno 2026 di Tangerang Selatan pada Jumat, 12 Juni 2026 (suaranusantara.com)

Dukung Ekonomi Kerakyatan, PDI Perjuangan Provinsi Banten Hadirkan Festival Kuliner Nusantara di Bulan Bung Karno

12 June 2026
Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Muzani Ajak Negara Islam Bersatu, Wujudkan Kemerdekaan Palestina

12 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Cody Gakpo
Olahraga

Cody Gakpo Buka Peluang Angkat Kaki dari Anfield

by snc 14
13 June 2026

Suaranusantara.com - Setelah kehilangan sejumlah pilar penting, raksasa Merseyside, Liverpool, kini terancam kehilangan penyerang internasional asal Belanda,...

Lee Han-beom

Jadi Rebutan Elite Eropa, Ini Sosok Lee Han-beom yang Bikin Liverpool dan Chelsea Kepincut!

13 June 2026
Brasil vs Maroko

Prediksi Brasil vs Maroko Piala Dunia 2026: Badai Cedera Hantam Kedua Kubu, Siapa Unggul?

13 June 2026
Makanan Tinggi Serat

Jangan Sepelekan! Ini Daftar Makanan Tinggi Serat yang Wajib Ada di Meja Makan

12 June 2026
Dampak Buruk Kurang Tidur

Jadi Ancaman Nyata! Ini Dampak Buruk Kurang Tidur yang Sering Diabaikan

12 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com