Suaranusantara.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong transformasi digital secara menyeluruh dalam pengawasan angkutan logistik guna meningkatkan efektivitas dalam mendeteksi pelanggaran over dimension over load (ODOL).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengatakan pengawasan yang dilakukan saat ini masih bersifat parsial dan konvensional. Di sisi lain, jumlah personel terbatas harus mengawasi banyaknya kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan.
“Artinya kita perlu melakukan pengawasan berbasis teknologi dan data secara digital karena manual tidak bisa lagi, kami akan maksimalkan pemanfaatan data yang ada di kementerian dan lembaga lainnya,” kata Aan di Jakarta, Senin (13/4).
Aan menjelaskan, Kemenhub bersama sejumlah kementerian dan lembaga, seperti Korlantas Polri, Kementerian PUPR, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), Kementerian Perindustrian, hingga Kementerian Perdagangan, tengah melakukan transformasi pengawasan berbasis digital melalui integrasi data lintas pemangku kepentingan.
Transformasi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi seperti kamera ETLE dan jembatan timbang Weigh in Motion (WIM) guna mempermudah proses pengawasan hingga penegakan hukum terhadap kendaraan yang melanggar dimensi dan muatan.
Selain itu, pengawasan berbasis digital juga bertujuan memastikan tanggung jawab pelanggaran tidak hanya dibebankan kepada pengemudi. Menurut Aan, pemilik barang maupun operator angkutan juga dapat dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran ODOL.
“Selama ini kalau ada pelanggaran, pengemudi kerap jadi kambing hitam padahal ada pemilik barang atau pemilik kendaraan yang kalau mereka aware dengan keselamatan seharusnya tidak boleh memuat barang sebanyak itu. Dengan sistem yang kita bangun saat ini, tidak hanya pengemudi, tanggung jawab juga akan dibebankan ke operator atau pengusaha,” kata Aan.
Aan juga menilai sistem digital mampu menekan praktik pungutan liar (pungli) karena dapat mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pengemudi.


















Discussion about this post