Suaranusantara.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan aktivitas distribusi, penjualan, penampungan, hingga pemotongan hewan kurban di Jakarta menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah mengalami peningkatan signifikan.
Ia menyebutkan, sekitar 68 ribu hewan kurban akan disembelih dalam tiga hari ke depan.
“Tadi saya mendapat informasi ada sekitar 68 ribu hewan kurban yang akan disembelih dalam waktu tiga hari. Ini luar biasa, sehingga pengawasannya harus jauh lebih ketat,” kata Rano di Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Dharma Jaya, Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (26/5).
Untuk memastikan proses penyembelihan berjalan lancar, Pemprov DKI Jakarta menerjunkan 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dan juru sembelih halal guna mengawasi pelaksanaan kurban Iduladha 2026.
Pengawasan dilakukan mulai dari distribusi, penjualan, penampungan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemotongan hewan kurban agar berlangsung aman, sehat, tertib, dan sesuai syariat.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan Jakarta saat ini memiliki 484 juru sembelih halal. Pada 2026, Dinas KPKP juga menambah pelatihan bagi 80 orang.
Adapun total 744 petugas yang diterjunkan terdiri atas 424 personel Dinas KPKP, 62 dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jakarta, 208 personel Fakultas Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University, serta 50 anggota Pramuka.
“Para petugas akan disebar ke enam wilayah hingga Kepulauan Seribu. Tahun ini kami menargetkan pemeriksaan di 892 lokasi pemotongan hewan kurban di seluruh Jakarta,” tutur Hasudungan.
Melalui pengawasan berlapis tersebut, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjaga keamanan pangan asal hewan, memastikan pelaksanaan kurban berjalan tertib, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menyambut Iduladha.


















Discussion about this post