Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

snc4 by snc4
1 June 2026
in Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan generasi muda yang ingin menjadi pemimpin masa depan harus memulai langkah pertama dari hal paling fundamental yaitu menguasai dan mengenali diri sendiri.

Hal itu disampaikan Lestari Moerdijat dalam acara karantina secara daring Duta Siswa Kabupaten/Kota se-Indonesia 2026 yang digelar Komite Seleksi Nasional Yayasan Duta Siswa Indonesia, Minggu (31/5).

“Perjalanan mengenal diri sendiri itu dimulai sejak dini. Kalau kita mau mengubah masa depan, maka kita harus belajar memahami diri sendiri,” ujar Lestari.

BACAJUGA

Lestari Moerdijat: Pengamalan Pancasila dalam Keseharian Menjadi Keharusan

Lestari Moerdijat: Wujudkan Kolaborasi Multi-Pihak untuk Mengejar Ketertinggalan Literasi

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa musuh terbesar seorang pemimpin bukanlah orang lain, melainkan dirinya sendiri.

“Pemimpin yang paripurna adalah pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Sudah selesai dengan dirinya sendiri berarti memahami dirinya,” tegasnya.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu memaparkan, sejumlah langkah krusial untuk dapat memahami diri sendiri harus dilakukan.

Pertama, belajar berhenti sejenak. Ia mengkritik kebiasaan anak muda saat ini yang bergerak terlalu cepat—cepat scrolling, cepat viral, cepat bereaksi, dan mudah terdistraksi. “Banyak anak pintar, tetapi tidak fokus. Dan gampang sekali terdistraksi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rerie memperkenalkan Teori U, sebuah teori manajemen yang digagas Otto Scharmer. Intinya, sebelum bertindak, seseorang harus membiasakan diri untuk melihat, mendengar, dan memahami terlebih dahulu. Setelah itu, merenung dan mencerna semua informasi, sebelum akhirnya melangkah menciptakan perubahan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, mengingatkan bahwa penting memahami akar masalah, bukan sekadar gejala.

“Karena, apa yang terlihat di atas itu biasanya hanya sedikit. Yang sebenarnya justru ada di bawah dan tersembunyi,” jelasnya.

Pemimpin sejati, tegas dia, harus menggali ke bawah permukaan, bukan sekadar memberikan solusi instan.

Rerie menekankan bahwa kemampuan melihat dari berbagai sudut pandang—yang disebutnya membangun peta empati—adalah bekal penting bagi pemimpin masa depan.

“Sehingga ketika mengambil keputusan, ketika kalian bertindak, ketika memiliki kewenangan untuk mengambil kebijakan, kalian memiliki kemampuan untuk melihat dari berbagai sudut pandang,” tegasnya.

Rerie berpesan agar para peserta karantina berani berubah, berani mencoba, dan berani memimpin.

“Mulai dari sekarang, para calon pemimpin sudah harus mampu mengenali dirinya, mampu memahami dirinya, dan kemudian menyiapkan dirinya untuk bertindak,” pungkasnya.***

Tags: generasi mudaLestari MoerdijatWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Honda Brio Diamuk Massa di Bekasi
Nasional

Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Honda Brio Diamuk Massa di Bekasi

by snc4
1 June 2026

Suaranusantara.com- Sebuah mobil Honda Brio merah bernomor polisi B...

Nasional

Prabowo Dorong Pengamalan Pancasila untuk Wujudkan Indonesia Makmur

by Fifi
1 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia...

Menhan Sjafire Sjamsoeddin saat konferensi pers membahas soal geopolitik dan geoekonomi bersama Panglima TNI dan Komisi I DPR RI

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Prajurit Teladan bagi TNI

1 June 2026
Johan Rosihan

Pancasila di Tengah Kebisingan Politik: Menemukan Kembali Arah Bangsa

1 June 2026

Siapkan Transformasi Bangsa, Prabowo: Harus Berani Ambil Keputusan yang Benar

1 June 2026
Anggota MPR RI: LKBB-PB Momentum Untuk Menunjukkan Nasionalisme

Anggota MPR RI: LKBB-PB Momentum Untuk Menunjukkan Nasionalisme

1 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Josko Gvardiol
Olahraga

Josko Gvardiol Akhirnya Angkat Bicara Soal Rumor Tinggalkan Manchester City!

by snc 14
1 June 2026

Suaranusantara.com - Salah satu nama yang paling gencar diterpa isu miring adalah bek tangguh Manchester City, Josko...

Wakil PM Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Emir

1 June 2026
Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

1 June 2026

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Minta ASN Jadikan Pancasila Nilai Hidup

1 June 2026

Sebanyak 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Usai Libur Iduladha 1447 H

1 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com