Suaranusantara.com- Febrie Adriansyah oleh Polri pada Sabtu 11 Juli 2026 resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tiga mega korupsi di antaranya batu bara PLN, ASABRI dan Krakatau Steel.
Penetapan ini atas penyidikan yang dilakukan Polri dengan menggeledah sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara yang ditangani yang ikut menyeret nama Febrie.
Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri sebelumnya menggeledah 12 lokasi, salah satunya rumah Febrie di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu 8 Juli 2026.
Kakortas Tipikor Polri, Irjen Pol. Totok Suharyanto, dalam konferensi pers bersama DPR dan Jampidsus di Kejagung, Jakarta, Sabtu 11 Juli 2026 mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan ahli.
Totok berujar, Polri juga sudah melakukan gelar perkara yang di mana hasilnya terdapat dua nama yang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Pertama adalah saudara DR
“Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi, dua ahli, termasuk telah lakukan beberapa penggeledahan. Kita sudah lakukan gelar perkara. Berdasarkan gelar perkara, kita sudah menetapkan dua tersangka, saudara DR yang diduga melakukan tindak pidana pencucian uang, yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi,” ucap Totok.
Lalu tersangka kedua berinisial FA Febrie Adriansyah yang juga terseret dalam korupsi.
“Kemudian kita juga sudah menetapkan saudara FA [Febrie Adriansyah], dalam perkara dugaan tindak korupsi dan tindak pencucian uang, dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri, dan atau tindak pidana korupsi lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12d, 12B, tindak pidana korupsi, dan Pasal 3, 4 TPPU atau yang sekarang KUHP 607 ayat 1a dan b,” ujar Totok.
Di rumah Febrie Adriansyah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, penyidik menemukan brankas yang berada di balik dinding bercat warna cokelat kayu.
Saat brankas berhasil dibuka, betapa terkejutnya menemukan tujuh koper. Tujuh koper itu berisikan emas batangan 74 kg dan uang dalam bentuk dolar Amerika Serikat serta Singapura bernilai Rp.476 miliar.


















Discussion about this post