Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Kesiapsiagaan Masyarakat Penting untuk Hadapi Ancaman Bencana di Tanah Air

snc4 by snc4
15 July 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat

1
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa membangun kesiapsiagaan masyarakat dengan edukasi mitigasi bencana menyeluruh sebagai bagian upaya menghadapi ancaman bencana di tanah air.

“Langkah antisipatif terhadap ancaman bencana di tanah air harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penguatan infrastruktur, optimalisasi teknologi, hingga kesiapsiagaan masyarakat,” kata Lestari Moerdijat dalam sambutannya pada diskusi daring bertema Peningkatan Aktivitas Seismik di Pasifik Implikasi dan Langkah Antisipatif Bagi Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (15/7).

Diskusi yang dimoderatori Tantri Moerdopo (Tim Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu menghadirkan Maryanto S. Kom, M.Si (Analis Kebencanaan Ahli Madya di Direktorat Optimasi Jaringan Logistik Dan Peralatan, Kedeputian Logistik dan Peralatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB), Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc. (Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), dan Dr. Ing. Ir. Widjo Kongko, M.Eng. (Peneliti Senior Bidang Tsunami, Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN) sebagai narasumber.

BACAJUGA

Eddy Soeparno: Disrupsi Energi Global Belum Usai, Fokus Perkuat Ketahanan Energi

Lestari Moerdijat: Butuh Komitmen dan Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Nyaman

Selain itu, hadir pula Tri Nirmala Ningrum (Direktur Yayasan Skala Indonesia) sebagai penanggap.

Menurut Lestari, memasuki pertengahan 2026, aktivitas kegempaan di sepanjang Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire) menunjukkan dinamika yang sangat tinggi, ditandai dengan rentetan gempa bermagnitudo besar yang melanda beberapa wilayah dan mengancam keselamatan masyarakat.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa langkah antisipatif juga harus dilakukan pemerintah dengan mempersiapkan infrastruktur dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait upaya menghadapi dampak bencana, melalui berbagai upaya.

Selain itu, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, mendorong agar kolaborasi lintas sektor juga mesti diperkuat untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar aktivitas seismik yang terus terjadi dapat diantisipasi dengan mekanisme ketahanan adaptif masyarakat.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG, Wijayanto mengungkapkan bahwa pada sepanjang 2025 tercatat 43.439 kejadian gempa di tanah air.

Kejadian gempa itu, jelas Wijayanto, tidak dapat diprediksi sehingga diperlukan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman tersebut.

Menurut Wijayanto, sumber gempa di tanah air bersumber pada dua peristiwa yaitu subduksi lempeng (Megatrust) dan sesar atau patahan lempeng aktif.

Zona megatrust di Indonesia, ujar Wijayanto, terdapat 14 segmen yang berpotensi menyebabkan gempa dengan magnitudo di atas 8,5.

Dampak dari gempa itu, jelas dia, dapat berupa longsor, likuifaksi, tsunami, runtuhan batu, dan efek ikutan lainnya yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Karena itu, ujar Wijayanto, langkah antisipasi harus konsisten dilakukan dengan memanfaatkan peta rawan bencana, memperkuat sistem informasi bencana, dan membangun mitigasi bencana yang mudah dipahami masyarakat.

Peneliti Senior Bidang Tsunami BRIN, Widjo Kongko mengungkapkan bahwa 60% tsunami terjadi karena dipicu gempa tektonik dan 22% disebabkan gempa vulkanik.

Menurut Widjo Kongko, sepanjang 300 tahun (1700-2022), terjadi 13 kejadian tsunami besar di kawasan Samudera Pasifik, yang berimbas di Indonesia.

Di Indonesia, ungkap dia, sudah memanfaatkan Ina TEWS sejak 11 November 2008, alat tersebut dapat memberi peringatan tsunami kurang dari 3 menit agar masyarakat dapat segera menghindar.

Tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini, ujar Widjo Kongko, 60% kota-kota di Indonesia berada di pesisir pantai yang rawan tsunami.

Selain itu, tambah dia, wilayah penting seperti PLTU, kawasan industri, dan pariwisata juga berada di pesisir.

Widjo Kongko menegaskan, pemahaman masyarakat akan bahaya dan risiko, serta sistem peringatan dini yang tangguh harus menjadi perhatian serius semua pihak, sebagai bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Analis Kebencanaan Ahli Madya di Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Maryanto mengungkapkan bahwa sepanjang 2026 tercatat 1.189 bencana yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

Meski tidak sebanyak bencana hidrometeorologi, tambah Maryanto, bencana geologis seperti gempa berdampak lebih besar.

Menurut Maryanto, logistik merupakan elemen penting dalam upaya penanggulangan bencana.

Apalagi, ujar dia, dampak gempa seringkali merusak infrastruktur yang sangat dibutuhkan dalam proses penyaluran bantuan bencana.

Menurut dia, koordinasi yang baik di lapangan sangat penting dalam penanganan dampak bencana. Hambatan birokrasi dan ego sektoral, jelas Maryanto, seringkali menjadi tantangan di lapangan.

Maryanto menegaskan, membangun kesiapsiagaan daerah dan masyarakat sangat penting untuk diwujudkan dalam mengantisipasi dampak bencana di tanah air.

Direktur Yayasan Skala Indonesia, Tri Nirmala Ningrum berpendapat bahwa Indonesia sejatinya tidak kekurangan pengetahuan terkait bencana dan memiliki sistem monitoring bencana yang baik.

Namun, ujar Tri, modal pengetahuan dan teknologi itu seperti tidak terlihat saat bencana datang. Pemerintah dan masyarakat masih gagap menghadapi bencana.

“Input teknologi dan pengetahuan tidak diimbangi dengan kesiapan secara sosial dalam menghadapi bencana,” ujar Tri.

Menurut Tri, pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanggulangan sangat penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.

Wartawan senior Saur Hutabarat berpendapat bahwa menghadapi kejadian alam yang keras, mematikan, dan menghancurkan seperti gempa, manusia memiliki dua pilihan.

Pertama, ujar Saur, berdamai dengan kenyataan keras itu atau mengaku kalah terhadap kekerasan alam itu.

“Kalau pilihannya mengaku kalah dengan alam, maka lakukanlah relokasi warga dari tempat-tempat yang terancam oleh potensi gempa dan tsunami,” tegas Saur.

Menurut Saur, hal itu adalah kesadaran manusia mengakui kekalahan terhadap alam.

Namun, bila pilihannya berdamai dengan kenyataan alam yang keras itu, semua bangunan harus tahan gempa dan masyarakatnya harus memahami itu.

Saur menilai, upaya berdamai dengan kenyataan alam yang keras itu mewajibkan masyarakat membangun rumah tahan gempa akan banyak menghadapi kendala.

“Masyarakat, saat ini, sadar wilayahnya rawan gempa tetapi tidak menghiraukan bahayanya,” ujar Saur.

Menurut Saur, harus mulai dipikirkan untuk mengambil opsi mengalah terhadap kekerasan alam, dengan melakukan relokasi masyarakat dari kawasan-kawasan rawan bencana. ***

Tags: Ancaman BenacanaLestari MoerdijatMitigasi BencanaWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di acara peresmian blok gas Abadi Masela, Maluku (Instagram @bahlillahadalia)
Nasional

Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal Bekerja di Proyek Gas Abadi Masela, Bahlil: Anak Daerah Sudah Dikirim ke Akademi Migas

by Feri Spt
17 July 2026

Suaranusantara.com- Pemerintah, kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)...

Marinus Gea sosilisasi Empat Pilar MPR RI di UNIAS
Nasional

Marinus Gea: Kepemimpinan Pancasila Berbasis Gotong Royong Kunci Wujudkan Universitas Nias sebagai Center of Excellence

by snc4
17 July 2026

Suaranusantara.com- Anggota MPR RI Marinus Gea, menegaskan bahwa kepemimpinan...

Bahlil Klaim Gas Abadi Masela Tingkatkan Penerimaan Negara sampai Rp.680 Triliun dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

Bahlil Klaim Gas Abadi Masela Tingkatkan Penerimaan Negara sampai Rp.680 Triliun dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

17 July 2026
Badan Pengkajian MPR RI

Kelompok III Badan Pengkajian MPR RI Bahas Ketidaksesuaian Pelaksanaan Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah, dan Desa

17 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal perbaikan JPO Tendean (Instagram @pramonoanungw)

Tak Pakai APBD Murni, Ini Jurus Jitu Pramono Anung untuk Pembiayaan Perbaikan JPO Tendean yang Rusak Diseruduk Truk Alat Berat

17 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan gelar rapat khusus pekan depan soal JPO Tendean (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Minggu Depan Akan Gelar Rapat Khusus, Bahas Percepatan Perbaikan JPO Tendean yang Rusak Diseruduk Truk Alat Berat

17 July 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan bangun banyak pedestrian biar warga Ibu Kota nggak mager lagi (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Pramono Anung Akan Bangun Banyak Pedestrian: Biar Masyarakat Nggak Mager Lagi dan Hidup Sehat

by Feri Spt
17 July 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana akan memperbaiki sejumlah fasilitas guna mendukung aktifitas fisik warga Ibu...

Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Bersyukur Indonesia Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata: RI Bukan Dipimpin oleh Pemimpin-pemimpin Bodoh dan Penakut

17 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto ingin proyek gas Abadi Masela bisa saling menguntungkan (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Ingin Investor Proyek Gas Abadi Masela Untung: Bangsa Indonesia Punya Kehormatan, Malu Kalau Mitra Tidak Puas

17 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto janji akan ke Maluku usai peresmian gas raksasa Abadi Masela (Instagram @sekretariat.kabinet)

Resmikan Proyek Gas Abadi Masela Secara Virtual, Prabowo Janji Akan ke Maluku

17 July 2026
Proyek Strategis Nasional (PSN) gas Abadi Masela di Maluku (Instagram @sekretariat.kabinet)

Usai Menunggu 28 Tahun Proyek Gas Raksasa Abadi Masela Akhirnya Dimulai, Prabowo Ingin Pembangunan Cepat Rampung

17 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com