Suaranusantara.com- Anggito Abimanyu telah ditunjuk sebagai salah satu dari tiga tokoh yang akan menjabat sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) dalam kabinet yang akan datang, setelah dipanggil oleh presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, pada Selasa, 15 Oktober 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Anggito mengungkapkan bahwa tugas yang diembannya tidaklah mudah.
Anggito Abimanyu lahir di Bogor pada 19 Februari 1963 dan saat ini menjabat sebagai ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Ia meraih gelar sarjana di Fakultas Ekonomi UGM pada tahun 1985, kemudian melanjutkan pendidikan magister di University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dan menyelesaikan gelar doktor di universitas yang sama pada tahun 1994.
Karier Anggito dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM pada tahun 1988. Ia dikenal sebagai pengajar di bidang keuangan publik, keuangan Islam, dan ekonomi energi.
Pengalaman pemerintahannya pun tidak diragukan lagi. Ia pernah menjabat sebagai staf ahli menteri keuangan dari tahun 1999 hingga 2003, serta kepala Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan dari 2003 hingga 2010.
Selain itu, Anggito juga berperan aktif dalam Kementerian Agama sebagai direktur jenderal penyelenggara ibadah haji dan umrah dari 2012 hingga 2014, serta kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dari 2017 hingga 2022.
Sebelum penunjukannya sebagai wamenkeu, ia juga bekerja sebagai Chief Economist di BRI Syariah dari 2014 hingga 2017 dan menjabat sebagai Komisaris di bank tersebut. Meskipun pernah mencalonkan diri sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Anggito tidak berhasil lolos seleksi.

















Discussion about this post