Suaranusantara.com- Musisi sekaligus politisi asal Partai Gerindra, Ahmad Dhani dalam rapat kerja Komisi X bersama PSSI di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta pada Rabu 5 Maret 2025 membuat usulan nyeleneh soal pemain naturalisasi.
Ahmad Dhani mengusulkan agar naturalisasi tak hanya untuk pemain muda aktif saja melainkan pemain berusai tua yang kemudian dinikahkan dengan wanita Warga Negara Indonesia (WNI).
“Bisa juga, misalnya, pemain-pemain bola yang sudah di atas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi pemain bola yang hebat, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia. Nah, anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga,” ujarnya di Gedung Parlemen pada Rabu 5 Maret 2025.
Usulan itu menimbulkan gelombang kritikan pedas dari banyak pihak salah satunya adalah mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti.
Kata Susi, usulan Ahmad Dhani itu seperti sedang mendeklarasikan diri sebagai penganut gaya patriarki kuno nan rasis.
“Apa yang dikatakan seseorang, mencerminkan apa isi kepalanya,” cibir Susi Pudjiastuti melalui media sosial X @susipudjiastuti dilihat pada Kamis 6 Maret 2025.
Ahmad Dhani dalam rapat itu mengatakan apabila naturalisasi dilakukan untuk pemain berusia tua kemudian dinikahkan dengan wanita WNI maka diharapkan lahir anak asli Indonesia yang mewarisi talenta sepak bola seperti pemain luar negeri.
“Anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga,” jelas Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani juga sempat mengeluhkan pemain-pemain berwajah bule dan berambut pirang tidak cocok untuk bermain di bawah panji Timnas Garuda.
Pentolan Dewa 19 ingin PSSI mulai mencari pemain sepak bola dari negara-negara Arab.
“Mungkin dari Aljazair atau Maroko. Banyak pemain yang jago-jago,” kata Ahmad Dhani.
Ide konyol Ahmad Dhani tentu tidak relevan. Mengingat fokus PSSI mencari pemain keturunan Indonesia di Eropa adalah untuk meningkatkan kualitas Timnas dari segi taktikal dan teknikal, dan tidak ada kaitannya dengan ciri fisik masing-masing.


















Discussion about this post