Suaranusantara.com – Francesco Bagnaia kembali menunjukkan kelasnya di MotoGP 2025 dengan finis di posisi kedua pada seri keempat yang digelar di Sirkuit Lusail, Qatar, Senin (WIB).
Meski tak start dari posisi ideal, pembalap Ducati itu berhasil mengamankan podium setelah memulai balapan dari grid ke-11.
Bagnaia sejatinya mengakhiri balapan di urutan ketiga. Namun, insiden penalti 16 detik yang diterima Maverick Vinales, yang semula finis kedua, membuat peringkatnya naik satu tingkat.
Hasil tersebut sekaligus memberikan podium ketiga kepada Franco Morbidelli.
“Secara keseluruhan, saya senang dengan hasil hari ini, karena Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi saat Anda memulai dari posisi kesebelas di grid,” kata Bagnaia melalui laman resmi Ducati, Senin.
Namun di balik kepuasannya, pembalap berjuluk Pecco itu tetap menyimpan kekecewaan atas performanya yang tidak konsisten antara sesi Sprint dan balapan utama.
Ia merasa selalu tampil lebih baik setiap hari Minggu, namun kesulitan dalam Sprint setiap Sabtu.
Di MotoGP Qatar, penampilannya pada hari Sabtu tergolong buruk. Ia hanya menempati posisi ke-11 di kualifikasi dan mengakhiri Sprint di peringkat kedelapan.
“Satu-satunya hal yang sedikit membuat saya kesal adalah bahwa pada hari Minggu saya selalu sedikit lebih kompetitif dan efektif, terutama di lap-lap awal, dan saya berhasil menyelesaikan beberapa overtake,” tambah Bagnaia.
Dengan tambahan 20 poin dari balapan utama Qatar, Bagnaia kini mengoleksi total 97 poin dan bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.
Ia hanya terpaut sembilan poin dari Alex Marquez di posisi kedua, namun masih tertinggal 26 poin dari Marc Marquez yang memimpin klasemen.
Seri kelima musim ini akan berlangsung dua pekan mendatang di Jerez, Spanyol, sirkuit yang dikenal bersahabat bagi Bagnaia.
Di sana, ia telah mencatatkan tiga kemenangan, menjadikannya sebagai pembalap aktif dengan kemenangan terbanyak di Jerez setelah Mick Doohan (4) dan Valentino Rossi (7).


















Discussion about this post