Suaranusantara.com – AC Milan akan menjamu Monza di San Siro pada laga terakhir Serie A musim ini, pada Minggu, 25 Mei 2025, pukul 01.45 WIB.
Namun bukan semangat juang yang menyelimuti atmosfer stadion ikonik itu, melainkan kekecewaan mendalam.
Ultras Milan telah mengonfirmasi akan melakukan walkout pada menit ke-15 pertandingan sebagai bentuk protes atas performa buruk tim musim ini. Mereka ingin “meninggalkan para pemain dan petinggi klub bersama rasa malu mereka sendiri.”
Kepastian Milan finis di luar zona Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 2015-16 membuat suasana makin suram.
Kekalahan dari Bologna di final Coppa Italia, disusul kekalahan dari Roma di Serie A, memastikan posisi Rossoneri tak akan tembus enam besar musim ini.
Milan Terpuruk, Rekor Buruk Mengintai
Sergio Conceicao yang datang di pertengahan musim gagal mengangkat performa tim. Kini Milan berada di posisi ke-9 klasemen dan kemungkinan besar akan bertahan di posisi tersebut terlepas dari hasil melawan Monza.
Milan telah menelan 16 kekalahan di semua ajang musim ini. Satu kekalahan lagi akan menyamai rekor terburuk klub dalam satu musim (17 kali kalah), yang terakhir terjadi pada 2013-14.
San Siro pun tidak lagi jadi benteng yang menakutkan. Jika gagal menang atas Monza, Milan akan menyamai rekor kemenangan kandang terendah mereka di abad ke-21 (8 kemenangan, terakhir terjadi pada 2007-08 dan 2020-21).
Catatan Positif Lawan Tim Lemah
Namun, Rossoneri punya catatan apik saat menghadapi tim papan bawah. Dari 11 laga melawan enam tim terbawah klasemen, mereka berhasil menang 10 kali. Termasuk empat kemenangan dari lima pertemuan terakhir dengan Monza di Serie A.
Monza: Tamu dengan Musim Penuh Nestapa
Monza menutup musim yang sangat mengecewakan. Dengan hanya tiga kemenangan dari 37 pertandingan, mereka hampir pasti mencatatkan salah satu raihan poin terburuk dalam sejarah Serie A modern.
Saat ini, Monza hanya memiliki 18 poin, hanya dua tim lain yang pernah mengakhiri musim lebih buruk dari itu.
Alessandro Nesta yang kini melatih Monza, akan kembali ke San Siro, tempat ia dulu berjaya sebagai pemain.
Ia berharap bisa membawa pulang hasil positif, walaupun harapan itu kecil. Monza baru saja kalah 3-1 dari Empoli di laga sebelumnya, setelah sebelumnya menang mengejutkan atas Udinese.
Susah Menang, Dihantui Cedera
Monza juga diterpa badai cedera yang tidak kunjung usai. Nama-nama seperti Roberto Gagliardini, Danilo D’Ambrosio, Matteo Pessina, dan Armando Izzo dipastikan absen.
Satu-satunya kabar baik adalah kembalinya Pedro Pereira dari skorsing, dan Keita Balde yang mencetak gol kemenangan di laga tandang terakhir.
Perpisahan Para Pemain Milan?
Rafael Leao yang belakangan dicadangkan, disebut-sebut akan segera hengkang dan mungkin mendapat kesempatan terakhir tampil di San Siro.
Theo Hernandez dan Kyle Walker juga masih absen karena cedera, sementara Santiago Gimenez tak bisa tampil akibat kartu merah pekan lalu.
Prediksi Pertandingan
Meski moral tim sedang anjlok dan para pemain bisa saja mendapat cemoohan dari suporter sendiri, Milan diprediksi tetap mampu menutup musim dengan kemenangan.
Menghadapi tim terburuk di liga musim ini menjadi peluang emas untuk mengembalikan sedikit harga diri.
Perkiraan Susunan Pemain
- AC Milan:
Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Musah, Loftus-Cheek, Reijnders, Jimenez; Pulisic, Jovic, Leao - Monza:
Pizzignacco; Pedro Pereira, Brorsson, Caldirola; Birindelli, Castrovilli, Bianco, Akpa Akpro, Kyriakopoulos; Keita Balde, Caprari
Prediksi Skor: AC Milan 2-0 Monza


















Discussion about this post