Suaranusantara.com – Lecce dan Pisa akan saling berhadapan di Stadio Via del Mare dalam pertandingan Serie A, pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 02.45 WIB.
Pertandingan tersebut merupakan laga krusial di dasar klasemen Serie A, dua tim sama-sama berjuang lolos dari ancaman degradasi.
Lecce yang memasuki musim keempatnya di kasta tertinggi unggul tiga poin atas tim tamu, meski keduanya baru saja menelan kekalahan pada laga sebelumnya.
Lecce Cari Konsistensi Setelah Kekalahan Menyakitkan
Setelah kemenangan dramatis atas Torino, ditentukan oleh penyelamatan penalti Wladimiro Falcone pada menit akhir, Lecce gagal melanjutkan momentum di pekan berikutnya.
Kunjungan ke markas Cremonese berakhir pahit, dengan hanya satu tembakan tepat sasaran serta dua gol ke gawang mereka di babak kedua. Kekalahan itu membuat Lecce turun ke posisi 17 dan hanya berjarak tipis dari zona degradasi.
Masalah terbesar skuad Eusebio Di Francesco terlihat jelas: lini depan yang tumpul. Dalam 34 laga Serie A sepanjang tahun ini, Lecce gagal mencetak gol di hampir separuhnya.
Meski begitu, performa mereka di kandang mulai membaik, hanya kalah sekali dari lima laga terakhir di Via del Mare.
Penutup tahun 2025 akan sangat menentukan, dimulai dari duel menghadapi Pisa sebelum bersua tim kejutan Como.
Pisa Bangkit atau Tenggelam?
Kembalinya Pisa ke Serie A setelah lebih dari tiga dekade sempat menghadirkan harapan. Namun kekalahan 0-1 dari Parma pada awal pekan membuat situasi semakin runyam.
Satu-satunya gol tercipta lewat penalti setelah handball Antonio Caracciolo, sementara M’Bala Nzola dua kali gagal menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menerima kartu merah.
Kekalahan itu menggenapi dua hasil buruk beruntun di kandang, namun performa tandang Pisa cukup stabil, tiga laga terakhir di luar markas semuanya berakhir imbang 2-2, masing-masing kontra AC Milan, Torino, dan Sassuolo.
Skuad besutan Alberto Gilardino kini berharap bisa menjaga tren positif saat bertandang ke Lecce.
Kondisi Pemain: Masalah Serius di Lini Depan Kedua Tim
Di kubu tuan rumah, Gaby Jean, Filip Marchwinski, dan Balthazar Pierret masih masuk daftar cedera. Namun Di Francesco tetap memiliki banyak opsi, termasuk kombinasi Ylber Ramadani dan Medon Berisha di lini tengah.
Berisha menjadi sorotan karena terlibat langsung dalam empat dari lima gol terakhir Lecce, kontras dengan performa para penyerang seperti Nikola Stulic dan Francesco Camarda yang masih kesulitan mencetak gol.
Pisa harus kehilangan top skor mereka, Nzola, yang terkena skorsing. Posisinya kemungkinan diisi Henrik Meister dengan dukungan Stefano Moreo atau Matteo Tramoni.
Sementara itu, Gilardino masih tanpa Calvin Stengs, Juan Cuadrado, dan Daniel Denoon akibat cedera. Posisi penjaga gawang juga menjadi tanda tanya, apakah Adrian Semper kembali mengawal gawang atau Simone Scuffet dipertahankan.
Perkiraan Susunan Pemain
- Lecce (4-2-3-1):
Falcone; Veiga, Gaspar, Gabriel, Gallo; Ramadani, Coulibaly; Pierotti, Berisha, Sottil; Stulic - Pisa (3-5-2):
Scuffet; Calabresi, Caracciolo, Canestrelli; Toure, Aebischer, Akinsanmiro, Marin, Angori; Tramoni, Meister
Prediksi Pertandingan
Kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol musim ini, sehingga sulit mengharapkan duel yang penuh ledakan.
Pertandingan diprediksi berjalan ketat, penuh tekanan, dan cenderung hati-hati karena masing-masing sangat membutuhkan poin untuk bertahan di Serie A.
Prediksi skor: Lecce 1 – 1 Pisa


















Discussion about this post