Suaranusantara.com – Panggung Piala Dunia 2026 kembali menyajikan duel panas di Grup L. Tim Nasional Inggris dijadwalkan bersua Ghana di Stadion Gillette, Foxborough, pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 03.00 WIB (Selasa waktu setempat).
Setelah sukses melewati ujian pertama dengan hasil positif, The Three Lions kini menatap peluang emas untuk mengunci tiket ke babak 32 besar lebih cepat.
Siapa pun yang keluar sebagai pemenang dalam laga ini dipastikan aman di posisi dua besar grup.
Pasukan Thomas Tuchel bermodal kepercayaan diri tinggi usai menumbangkan Kroasia 4-2 lewat laga pembuka yang penuh drama.
Di seberang kubu, Ghana juga datang dengan kepala tegak. Tim Afrika Barat ini sukses mengantongi tiga poin krusial berkat kemenangan tipis 1-0 atas Panama di laga perdana mereka.
Lini Serang The Three Lions yang Mengerikan
Diunggulkan di tempat ketiga sebagai kandidat juara setelah Prancis dan Spanyol, Inggris langsung unjuk gigi di partai pembuka.
Kemenangan fantastis 4-2 atas Kroasia seolah membangkitkan memori final Piala Dunia 1966. Taktik ofensif yang diterapkan Thomas Tuchel terbukti menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan.
Kombinasi lini depan yang dimotori Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford tampil luar biasa, sekaligus menutupi performa lini belakang yang sempat kedodoran di babak pertama.
Secara psikologis, kemenangan ini memutus tren buruk Inggris yang gagal menang dalam sembilan laga beruntun melawan tim peringkat 15 besar dunia.
Catatan 20 tembakan dari dalam kotak penalti saat melawan Kroasia menjadi bukti betapa agresifnya skuat Inggris saat ini.
Jika berhasil menjinakkan Ghana, Inggris tidak hanya melenggang ke fase gugur, tetapi juga memperpanjang rekor empat kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Momentum Daun Muda Ghana dan Masalah Pertahanan
Kontras dengan agresivitas Inggris, Ghana justru sedang mengalami paceklik gol. Produktivitas The Black Stars belakangan ini menurun drastis; terakhir kali mereka mencetak lebih dari satu gol adalah saat melumat Komoro 5-0 pada Oktober tahun lalu. Kendati demikian, efektivitas menjadi penyelamat mereka saat bersua Panama di Toronto.
Gol tunggal pemain muda berusia 20 tahun, Caleb Yirenkyi, pada masa injury time (menit ke-94) lewat skema serangan balik cepat berhasil mengamankan kemenangan berharga.
Ini adalah kemenangan laga pembuka Piala Dunia pertama Ghana sejak edisi 2010 di Afrika Selatan, sekaligus mengakhiri tren empat laga tanpa kemenangan mereka.
Namun, pekerjaan rumah terbesar Carlos Queiroz berada di sektor pertahanan. Ghana tercatat kebobolan 10 gol dalam empat laga pemanasan sebelum Piala Dunia.
Menghadapi daya ledak Inggris, lini belakang mereka harus tampil sempurna jika ingin mencetak rekor clean sheet beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia.
Kondisi Skuad: Amunisi Inggris Pulih, Ghana Krisis Kiper
Angin segar berembus ke kubu Inggris. Tiga pilar penting, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Declan Rice, yang sempat dikhawatirkan cedera usai laga kontra Kroasia, dipastikan sudah kembali berlatih penuh dan siap tempur.
Tuchel diprediksi akan mempertahankan Noni Madueke di pos sayap kanan, sementara Marc Guehi berpeluang menggantikan Ezri Konsa untuk menemani John Stones di jantung pertahanan.
Di kubu lawan, Ghana mendapatkan suntikan tenaga dengan kembalinya Thomas Partey. Gelandang Villarreal tersebut absen di laga sebelumnya karena kendala izin masuk ke Kanada, namun kini ia siap tampil di Amerika Serikat dan kemungkinan besar akan menggeser Elisha Owusu.
Sayangnya, kabar buruk menimpa sektor penjaga gawang Ghana. Kiper utama Lawrence Ati Zigi mengalami cedera serius saat melawan Panama dan diprediksi absen selama tiga pekan. Posisi di bawah mistar gawang kemungkinan besar akan diserahkan kepada Benjamin Asare.
Prediksi Susunan Pemain
- Inggris (4-2-3-1): Pickford; James, Stones, Guehi, O’Reilly; Anderson, Rice; Madueke, Bellingham, Gordon; Kane.
- Ghana (4-2-3-1): Asare; Senaya, Adjetey, Opoku, Minseh; Yirenkyi, Partey; Fatawu, Sulemana, Semenyo; Ayew.
Analisis Pertandingan dan Prediksi Skor
Melihat performa laga perdana, Ghana tampak kesulitan membongkar pertahanan lawan yang rapat sebelum akhirnya diselamatkan oleh gol telat.
Dengan kreativitas lini tengah yang masih minim, The Black Stars diprediksi akan kesulitan mengeksploitasi celah di lini belakang Inggris.
Mengingat rapuhnya pertahanan Ghana dan tajamnya lini serang Inggris di bawah asuhan Tuchel, Harry Kane dkk diunggulkan dapat mengontrol jalannya laga sejak menit awal. Inggris diprediksi tidak akan menemui hambatan besar untuk mengamankan poin penuh.
Prediksi Skor Akhir: Inggris 3-1 Ghana


















Discussion about this post