Suaranusantara.com – Lamine Yamal berhasil mencatakan sejarah baru dengan menyabet penghargaan sebagai pemain muda terbaik di Euro 2024.
Yamal tampil gemilang pada ajang tersebut, termasuk di laga final yang membawa Spanyol meraih juara ajang Euro 2024.
Kemenangan Spanyol atas Inggris itu mengantarkan La Furia Roja sebagai tim yang paling banyak meraih gelar juara Eropa, sebanyak empat kali.
Baca Juga: Gelandang Timnas Spanyol Rodri Jadi Pemain Terbaik Euro 2024
Baca Juga: Joshua Zirkzee Resmi Gabung Manchester United, Dikontrak Selama Lima Tahun
Yamal merupakan pemain muda Spanyol yang berhasil mengalahkan rekor legenda Brasil, Pele, sejak 1958.
Pemain yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-17 itu mengatakan bahwa dirinya sangat senang menerima penghargaan tersebut.
“Saya sangat senang dan tidak sabar untuk kembali ke Spanyol untuk merayakannya,” ujar Yamal seperti dikutip dari ESPN.
“Ini adalah hadiah ulang tahun terbaik yang pernah saya terima,” ungkapnya.
Selama turnamen tersebut, Yamal telah memberikan permainan yang menarik. Ia berhasil mencatatkan satu gol dan empat assist.
Lamine Yamal membuat sejarah baru di Piala Euro pada pertandingan antara Spanyol melawan Prancis di Allianz Arena, Muenchen, Rabu, 10 Juli 2024, dini hari WIB.
Pada laga tersebut, Yamal yang merupakan penyerang Barcelona itu berhasil mencetak gol spektakuler ke gawang Prancis.
Menurut laporan UEFA, Yamal menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak gol dalam sejarah Euro pada usia 16 tahun 362 hari.
Ia berhasil mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol termuda dengan golnya tersebut sepanjang gelaran Piala Euro.
Atas gol yang dicetaknya, Yamal berhasil memecahkan rekor pencetak gol termuda yang dipegang pemain Swiss, Johan Vonlathen, sejak Piala Eropa 2004.
Vonlathen sukses mencetak gol ketika melawan Prancis saat masih berusia 18 tahun dan 141 hari.
Menjadi pemain termuda yang mencetak gol pada Euro, Yamal berhasil melampaui rekor Pele.
Pele yang kala itu membela Brasil di Piala Dunia 1958, sang legenda sepak bola tersebut telah membobol gawang Wales saat masih berusia 17 tahun dan 239 hari.


















Discussion about this post