Suaranusantara.com- Pertemuan klasik antara dua rival abadi, Manchester United dan Liverpool, kembali menghadirkan drama di lapangan hijau.
Bertanding di markas Setan Merah, Old Trafford, pada Minggu (1/9/2024) malam WIB, Liverpool tampil beringas dan menghajar Manchester United dengan skor telak 3-0.
Hasil ini tidak hanya membuat Manchester United terpuruk, tetapi juga mencatatkan sejumlah rekor dan fakta menarik
Liverpool menunjukkan dominasinya sejak awal laga. Dua gol cepat dari Luis Diaz di babak pertama langsung mengejutkan publik Old Trafford. Pemain asal Kolombia ini memborong dua gol di 45 menit pertama, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai pemain Liverpool lain di kandang Manchester United sejak Pascal Gross melakukannya untuk Brighton pada Agustus 2022.
Mohamed Salah kemudian mempertegas kemenangan Liverpool dengan gol di babak kedua, yang juga menambah panjang catatan impresifnya melawan Manchester United.
Kemenangan ini mengukir sejarah baru bagi manajer Liverpool, Arne Slot. Slot menjadi manajer Liverpool pertama yang memenangkan pertemuan pertamanya dengan Manchester United sejak Bob Paisley pada 1975, dan yang kedua yang melakukannya di kandang lawan setelah George Kay pada 1936.
Tak hanya itu, Slot juga tercatat sebagai manajer ketiga di Premier League yang memenangkan tiga pertandingan pertamanya tanpa kebobolan, menyamai rekor Sven-Goran Eriksson pada 2007 dan Jose Mourinho pada 2004.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Manchester United di kandang sendiri ketika menghadapi Liverpool. Setan Merah telah kalah tiga kali dalam lima pertemuan terakhir mereka dengan Liverpool di Old Trafford dalam ajang Premier League, sebuah jumlah kekalahan yang sama dengan 18 pertandingan sebelumnya.
Manajer Erik ten Hag, yang berada di bawah sorotan tajam, kini memegang rekor sebagai satu-satunya manajer Manchester United yang kalah dalam tiga pertandingan kandang Premier League dengan selisih lebih dari tiga gol dalam kurun waktu satu tahun kalender.
Bagi Liverpool, kemenangan ini menjadi lebih manis karena mereka berhasil memenangkan tiga pertandingan pembukaan Premier League tanpa kebobolan untuk pertama kalinya sejak musim 2018-19. Kala itu, mereka finis sebagai runner-up di bawah Manchester City dengan total 97 poin.
Hasil ini jelas menunjukkan bahwa Liverpool di bawah Arne Slot bisa menjadi penantang serius dalam perebutan gelar musim ini.
Mohamed Salah menjadi sorotan lain dalam pertandingan ini. Golnya di babak kedua membuatnya mencetak gol dalam lima penampilan tandang berturut-turut melawan Manchester United di Premier League, sebuah rekor yang belum pernah dicapai oleh pemain lain sebelumnya.
Selain itu, Salah juga telah mencetak 10 gol dalam sembilan penampilannya di Old Trafford untuk Liverpool di semua kompetisi, menjadikannya pemain kedua yang mencetak 10 gol di satu stadion tandang dalam sejarah Premier League, setelah Alan Shearer di Elland Road.
Tak hanya itu, Salah telah berperan dalam 18 gol Liverpool dalam pertemuan melawan Manchester United di Premier League, baik melalui gol langsung maupun assist, lebih banyak dari pemain mana pun dalam sejarah pertemuan kedua tim ini. Catatan ini semakin memperkuat statusnya sebagai momok bagi lini pertahanan Setan Merah.
Kemenangan telak di Old Trafford ini jelas memberikan kepercayaan diri bagi Liverpool dan fans mereka, sementara Manchester United harus segera berbenah jika tidak ingin semakin terpuruk di awal musim.
Dengan performa yang solid dan sejumlah rekor yang berhasil dicetak, Liverpool sekali lagi menunjukkan mengapa mereka dianggap sebagai salah satu tim terkuat di Inggris saat ini.


















Discussion about this post