Suaranusantara.com- Di tengah gencarnya kampanye kendaraan ramah lingkungan, pasar otomotif tanah air kembali diramaikan dengan kehadiran motor listrik anyar yang siap menjadi primadona. PT Imoto, perusahaan otomotif lokal, secara resmi memperkenalkan produk andalan mereka yang diberi nama motor listrik Vision 1.
Tak hanya tampil bergaya, motor ini juga mengusung spesifikasi yang mumpuni untuk kebutuhan mobilitas harian.
Secara tampilan, motor ini memadukan konsep retro yang elegan dengan nuansa modern yang menawan. Garis bodinya yang melengkung memberikan kesan klasik, namun tetap stylish saat dikendarai di jalanan perkotaan. Tersedia dalam dua varian warna, yaitu hijau dan putih, Vision 1 cocok untuk pengguna yang ingin tampil beda namun tetap fungsional.
Vision 1 mengandalkan motor listrik berdaya 2.000 watt yang mampu memberikan performa bertenaga di berbagai kondisi jalan. Untuk mendukung mobilitas harian, motor ini dibekali baterai lithium ion berkapasitas 72V 30Ah yang mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Menariknya, waktu pengisian dayanya pun tergolong singkat, hanya sekitar 4 jam.
Fitur-fitur kekinian turut melengkapi kendaraan ini, mulai dari panel instrumen digital dengan lampu LED, port USB untuk pengisian perangkat elektronik, hingga sistem reverse mode dan remote alarm untuk menambah keamanan. Tak ketinggalan, ruang penyimpanan yang lega di bawah jok semakin menambah nilai praktis bagi penggunanya.
Dari segi keamanan, Vision 1 dibekali rem cakram pada kedua roda, serta ban depan berukuran 12 inci dan ban belakang model tubeless untuk stabilitas yang lebih baik. Dengan daya angkut maksimal 150 kilogram, motor ini juga cocok digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.
Dengan banderol harga sekitar Rp27,7 juta, Vision 1 menjadi pilihan motor listrik yang seimbang antara gaya, teknologi, dan efisiensi. Kehadiran motor ini sekaligus menandai langkah serius PT Imoto dalam mendukung peralihan ke kendaraan listrik di Indonesia.


















Discussion about this post