Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Politik

12 Putra Nias Ini Digadang-gadang Bakal Maju dalam Pileg 2019

Suara Nusantara by Suara Nusantara
18 December 2017
in Politik
Reading Time: 3 mins read
A A
Gedung DPR RI | Foto: Istimewa

Gedung DPR RI | Foto: Istimewa

12
SHARES
97
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Gedung DPR RI | Foto: Istimewa

Jakarta-SuaraNusantara

Dua belas putra/putri terbaik Nias dikabarkan bakal berebut suara untuk maju sebagai calon wakil rakyat di DPR-RI. Seberapa besar peluang mereka untuk meraih kursi sebagai senator?

Kepulauan Nias masuk dalam Dapil 2 Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Bagi politisi asal Nias, boleh dibilang Dapil 2 ini merupakan ‘Grup Neraka’, karena mereka harus bersaing ketat dengan calon-calon senator lain dari seluruh kota/kabupaten se-Sumut.

BACAJUGA

Pro Kontra Sayembara Rp5 Juta Idealisman Dachi Bagi Penangkap Pelaku Money Politik di Pikada Nias Selatan

Idealisman Dachi Gelar Sayembara, Hadiah 5 Juta Menanti Jika Tangkap Pelaku Bagi-bagi Uang di Pilkada Nias Selatan

Pada periode 2014-2019 silam, perolehan suara beberapa calon legislatif (caleg) asal Kepulauan Nias berada di bawah beberapa caleg dari daratan Sumatera Utara. Suasana Dachi tercatat sebagai satu-satunya caleg asal Kepulauan Nias yang lolos ke DPR RI melalui Partai Gerindra.

Kali ini, persaingan ketat dipastikan bakal kembali terjadi, bukan hanya dengan sesama caleg dari Nias, tapi terutama dengan caleg-caleg Sumatera Utara lainnya, seperti dari Labuhan Batu, Padang Lawas, Padang Lawas Utara (Paluta), Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal (Madina), Toba Samosir (Tobasa), Sibolga, dan sebagainya.

Keduabelas caleg yang dikabarkan akan mewakili Pulau Nias melalui Dapil 2 Sumut tersebut adalah Benni Advis Daely, Bazatogu Hia, Mayjen Purn. Christian Zebua, Idealisman Dachi, Turunan Gulo, Firman Jaya Daely, Martinus Lase, Edward Zega, Ali Yusran Gea, Amaliha Lase, Dermawati Harefa, dan Ilham Mendrofa.

Praktis, keduabelas sosok tersebut relatif dikenal oleh masyarakat Nias, termasuk yang berada di perantauan. Misalnya Mayjen (Purn) Christian Zebua yang setelah pensiun dari dinas ketentaraan kemudian aktif sebagai Ketua Umum Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN) kerap bolak-balik dari Jakarta ke Pulau Nias.

Contoh lainnya Firman Jaya Daely. Meski bermukim di Jakarta, namun nama politisi PDI-P ini tak asing di telinga masyarakat Nias. Selain pernah menjadi anggota DPR RI, pria flamboyan yang ikut merumuskan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini diketahui juga sering ‘pulang kampung’ untuk menghadiri berbagai acara yang melibatkan masyarakat di tanah kelahiran.

Beberapa nama lainnya juga bukan pendatang baru. Bazatogu Hia, Dermawati Harefa, dan Turunan Gulo, pada periode 2014 silam sudah pernah meramaikan arena pertarungan menuju Gedung Parlemen. Sementara Edwan Zega, namanya tentu tak asing di telinga warga Nias Utara, karena dia pernah menjabat sebagai bupati di sana.

Dari keduabelas nama yang digadang-gadang bakal maju sebagai caleg tadi, bukan mustahil semuanya bakal maju sebagai calon wakil rakyat periode 2019-2014, namun bisa juga tidak. Sebab memang belum ada kepastian resmi bahwa mereka pasti akan mencalonkan diri.

Benni Advis Daely, ketika dikonfirmasi SuaraNusantara, hanya memberi jawaban singkat, “Kita persiapkan saja dulu,” katanya. Jawaban yang ambigu ini tentu memberi kesan ‘bisa maju, bisa juga tidak’. Namun menilik kalimat ‘persiapkan’, kemungkinan besar yang bersangkutan memang benar akan maju sebagai caleg di pesta demokrasi mendatang.

Sebenarnya, semua putra/putri Nias yang maju sebagai caleg patut mendapat perhatian dan dukungan kita. Apalagi mengingat wakil-wakil rakyat yang duduk di DPRD Provinsi maupun DPR RI asal Pulau Nias masih sangat minim jumlahnya. Bagaimana mungkin mereka memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Pulau Nias, bila belum apa-apa sudah kalah jumlah suara?

Namun pada saat bersamaan, mereka juga harus memiliki visi misi dan konsep yang jelas dan layak, terutama apa yang benar-benar akan mereka lakukan dengan posisinya sebagai wakil rakyat kelak demi membangun masyarakat. Bukan hanya masyarakat Indonesia secara keseluruhan, tetapi juga masyarakat Nias tempat mereka bermula.

Sebagai wakil rakyat di DPR, memang tidak sepatutnya bila mereka dituntut hanya memikirkan kepentingan masyarakat Nias, sebab senator DPR milik seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya Pulau Nias. Tapi setidaknya dengan komitmen yang jelas untuk tidak melupakan masyarakat yang telah memilih mereka di Dapil masing-masing, setidaknya mereka sudah membuktikan bahwa mereka bukan termasuk golongan penyuka ‘kacang lupa kulitnya’.

Sementara menyoal peluang keduabelas nama tersebut, berkaca pada pesta demokrasi sebelumnya, sepertinya terbilang berat. Dari 30 nama yang lolos sebagai Anggota DPR RI asal Provinsi Sumut yang ditetapkan KPU RI dalam pemilihan legislatif tahun 2014, hanya ada satu nama asal Kepulauan Nias.

Soal kemampuan, tokoh-tokoh Nias tidak kalah dengan tokoh asal daerah lain. Tapi potensi kecurangan bukan mustahil terjadi lagi. Tahun 2014 silam, saat pemilihan legislatif di Pulau Nias, jumlah perolehan suara beberapa caleg yang berasal dari daratan Sumatera Utara dan namanya jelas-jelas tidak dikenal oleh masyarakat Nias, justru melampaui perolehan suara caleg Nias.

“Kami ada tiga orang caleg yang putra daerah justru suaranya lebih rendah dari orang seberang. Suara kita dialihkan demi uang,” kata salah satu caleg, Yasonna H. Laoly. Ketika itu, Yasonna menduga ada pengalihan suara ke caleg tertentu yang bukan berasal dari Pulau Nias.

Dugaan kecurangan massif memang sempat terjadi di Kabupaten Nias Selatan. Kecurangan itu pun sempat diberitakan oleh media-media nasional. Bahkan penghitungan suara di tingkat pusat sempat terhambat akibat kecurangan tersebut.

Sedangkan untuk masalah penghitungan perolehan kursi DPR, kemungkinan besar metode penghitungan suara untuk konversi kursi partai politik pada Pemilu 2019 akan mengalami perubahan. Pemilihan umum untuk Anggota DPR, DPD, dan DPRD 2019 tidak lagi menggunakan bilangan pembagi pemilih (BPP) seperti pada Pemilu 2014.

“Bagi partai politik peserta pemilu yang memenuhi ambang batas perolehan suara sekurang-kurangnya 4% dari total suara sah secara nasional, baru menerapkan metode konversi suara sainte lague, kata Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini di Semarang, Minggu (23/7/2017) silam.

Dalam hal penghitungan perolehan kursi DPR nantinya, suara sah akan dibagi dengan bilangan pembagi dengan pecahan 1,4 dan diikuti secara berurut oleh bilangan ganjil 3, 5, 7, dan seterusnya.

Dengan metode penghitungan yang baru ini, suara PDI Perjuangan yang pada Pemilu 2014 meraih 109 kursi DPR dengan 23.673.018 suara (18,95%) akan bertambah menjadi 110 suara bila menerapkan metode tersebut.

Juga Partai Golkar bakal bertambah menjadi 95 kursi dari 91 kursi dengan 18.424.715 suara (14,75%); Partai Demokrat 61 kursi dengan 12.724.509 suara (10,18%) menjadi 62 kursi. Lalu Partai Hanura dari 16 kursi meraih 6.575.391 suara (5,26%) menjadi 17 kursi.

Sebaliknya, Partai Gerindra yang meraih 14.750.043 suara (11,81%) jumlah kursinya berkurang dua, yakni dari 73 menjadi 71 kursi. Hanya Partai NasDem yang pada Pemilu 2014 meraih 8.412.949 suara (6,73%) tidak bertambah maupun berkurang, atau tetap 36 kursi DPR bila menggunakan teknik penghitungan ini.

Dilihat dari kacamata awam, penambahan kursi untuk PDIP, Golkar dan Hanura sepertinya akan membuka peluang lebih besar bagi caleg Nias yang maju lewat partai-partai tersebut. Sebaliknya pengurangan kursi untuk Gerindra otomatis akan memperkecil peluang. Benarkah seperti itu?

Penulis: Rio

Tags: Ali Yusran GeaAmaliha LaseBazatogu HiaBenni Advis DaelyChristian Zebuadermawati harefaEdward ZegaIdealisman DachiIlham MendrofaMartinus LaseTurunan Gulo
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Politik

Pesan Jokowi untuk Kader PSI: Turun ke Masyarakat dan Dengarkan Aspirasi Rakyat

by Fifi
23 June 2026

Suaranusantara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai...

Politik

Kader PSI Sambangi Jokowi di Solo, Beri Ucapan Ultah dan Minta Wejangan

by Fifi
23 June 2026

Suaranusantara.com - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemui Presiden...

Didampingi Kuasa Hukum, Rismon Sianipar Serahkan Buku ‘Otentikasi Ijazah Joko Widodo’ ke Kediaman Jokowi

Didampingi Kuasa Hukum, Rismon Sianipar Serahkan Buku ‘Otentikasi Ijazah Joko Widodo’ ke Kediaman Jokowi

17 June 2026

Gerakan Rakyat Kejar Pengakuan Resmi Negara, 38 Provinsi Ditarget Rampung Mei 2026

14 May 2026

Megawati Wajibkan Kader PDIP Rapat Rutin dan Buka Layanan untuk Rakyat

18 April 2026
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terbitkan surat (dok DPD PDIP Jatim)

Megawati Minta Kader PDIP Antisipasi Dampak Geopolitik, Jaga Ekonomi Rakyat

18 April 2026

POPULER MINGGU INI

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Sudaryono saat sumpah jabatan dilantik jadi Kepala BGN (Instagram @Sudaru_sudaryono)
Nasional

Kepala BGN Baru Sudaryono Klaim Tidak Punya SPPG

by Feri Spt
22 July 2026

Suaranusantara.com- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru Sudaryono usai dirinya dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada...

LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru

LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Perkuat Organisasi melalui Sistem Meritokrasi yang Independen

22 July 2026
Sudaryono dilantik jadi Kepala BGN (Instagram @sudaru_sudaryono)

Nanik S Deyang Mundur, Prabowo Langsung Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

22 July 2026
HNW Semangati Warga Penerima Manfaat Bansos Untuk Sukses

Terinspirasi Keluarga Lamine Yamal, HNW Semangati Warga Penerima Manfaat Bansos Untuk Sukses

22 July 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Kasus Kekerasan Seksual Harus Diatasi dengan Langkah Tegas

22 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com