
Jakarta – SuaraNusantara
Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede meminta KPU Provinsi DKI Jakata bersama Bawaslu meningkatkan koordinasi diantara kedua lembaga tersebut.
Hal ini ia sampaikan, agar pemungutan suara ulang (PSU) tidak terulang kembali pada saat Pilkada DKI putaran kedua nanti.
Diketahui, hari ini, Minggu (19/2/2017) KPUD melangsungkan PSU di dua TPS yang meliputi TPS 1, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat dan TPS 29, Pancoran, Kalibata, Jakarta Selatan.
“Saya kira ini menjadi satu pelajaran yang sangat berharga dan saya selaku wali kota akan meminta koordinasi lebih intens antara KPU dan juga Bawaslu dan panwas supaya semua mempunyai persepsi yang sama mengenai pelaksanaan,”ujar Mangara saat memonitor jalannya PSU di TPS 1, Kelurahan Utan Panjang, Kemanyoran, Jakarta Pusat berlangsung.
“Sehingga dalam putaran kedua persoalan yang terjadi pada putaran pertama bisa diantisipasi,” sambung dia.
Kata Mangara, pihaknya baru mengatahui pelaksanaan PSU di TPS Utan Panjang itu setelah mendapat informasi dari KPUD semalam.
“Saya mendapat informasi dari KPU bahwa atas saran panwas karena adanya penggunaan C6 oleh orang yang berhak, maka sesuai dengan peraturan KPU oleh itu dilakukan pemungutan suara ulang di TPS 1,” tutup Mangara.
Penulis: Has

















