Suaranusantara.com- Huawei kembali menggoda pasar tablet premium. Setelah sukses dengan seri tahun lalu, mereka resmi menghadirkan Huawei MatePad 12 X (2025) yang membawa sejumlah peningkatan penting, terutama di sektor kamera dan dapur pacu. Walau sekilas tampilannya mirip pendahulunya, tapi “jeroan” tablet ini jauh lebih bertenaga.
Secara tampilan, tablet anyar Huawei ini masih mempertahankan ciri khas desain sebelumnya, yakni bezel cukup tebal di keempat sisi layar serta modul kamera berbentuk setengah kapsul di bagian belakang.
Meski begitu, dapur pacu yang dipakai kini lebih modern karena ditenagai chipset Kirin T92B, dipasangkan dengan RAM 12 GB dan memori internal 256 GB. Untuk menjaga stabilitas performa, Huawei menyematkan sistem pendingin ruang uap 3D yang diklaim mampu mendongkrak kinerja hingga 27 persen dibanding generasi terdahulu.
Di sektor layar, Huawei MatePad 12 X (2025) membawa panel LCD 12 inci dengan resolusi 2,8K (2.800 × 1.840 piksel), refresh rate 144 Hz, serta tingkat kecerahan mencapai 1.000 nits. Huawei turut menambahkan teknologi PaperMatte, yang membuat pengalaman menulis di layar lebih alami seperti di atas kertas, sekaligus membantu mengurangi ketegangan mata. Perangkat ini juga mendukung penggunaan stylus Huawei M-Pencil Pro dan keyboard magnetik, meskipun keyboard dijual terpisah.
Untuk fotografi, tablet terbaru Huawei ini sudah ditingkatkan dengan kamera belakang 50 MP, naik signifikan dari seri sebelumnya yang hanya 13 MP. Sementara untuk kebutuhan video call atau selfie, tersedia kamera depan 8 MP.
Soal daya tahan, Huawei membekali perangkat ini dengan baterai 10.100 mAh yang mendukung pengisian cepat 66 watt. Tablet berjalan dengan sistem operasi HarmonyOS 4.3, tanpa layanan Google akibat larangan dagang dari Amerika Serikat. Sebagai gantinya, Huawei mengandalkan Huawei Mobile Services (HMS) dengan toko aplikasi AppGallery.
MatePad 12 X (2025) juga sudah dilengkapi enam speaker, Bluetooth 5.2, WiFi 7, serta port USB 3.1 untuk konektivitas lebih cepat.
Untuk harga, Huawei melepas tablet ini di pasar Eropa dengan banderol 649,99 euro (sekitar Rp12,6 juta). Perusahaan menjelaskan, harga tersebut bisa berbeda di tiap wilayah karena faktor pajak dan distribusi. Tablet ini tersedia dalam dua varian warna, yakni putih dan hijau.


















Discussion about this post