Suaranusantara.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menyampaikan ucapakan terima kasihnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri karena telah mengizinkan kepala daerah dari PDIP untuk mengikuit retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang.
Bima selaku kepala sekolah retret kepala daerah di Akmil mengapresiasi Megawati yang mempersilakan kadernya mengikuti retret, termasuk meminta mereka yang belum bisa berpartisipasi untuk ikut serta dalam orientasi gelombang berikutnya.
“Kami menyampaikan terima kasih apresiasi kepada Ibu Mega, DPP PDI Perjuangan yang telah mendukung acara retret ini dan mendukung agar para kadernya melanjutkan kembali bergabung di sini dan memberi kesempatan bagi yang belum bergabung untuk mengikuti pembekalan tahap berikutnya,” kata Bima, Rabu (26/2/2025)
Dia lantas menegaskan bahwa, instruksi Megawati yang disampaikan setelah Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto ditahan KPK bukan sifatnya melarang, melainkan meminta kepala daerah dari PDIP untuk menunda mengikuti retret.
Maka dari itu, Bima mengaku mengapresiasi keputusan Megawati tersebut.
“Di situ kan dijelaskan juga bahwa tidak ada keputusan atau instruksi dari partai untuk tidak mengikuti. Yang ada adalah penundaan karena kondisi-kondisi tertentu yang dipertimbangkan oleh partai begitu. Jadi tidak pernah ada secara resmi partai itu kan yang kami tangkap ya, kami tangkap, meminta kadernya untuk tidak mengikuti, tidak ada,” kata dia.
“Artinya kan kemudian ketika keputusannya adalah mendukung yang ada di sini melanjutkan itu kan masih sejalan dan masih sinkron dan kami mengapresiasi,”tambah Bima.
Lebih lanjut, Bima mengatakan pihak panitia rertret juga telah menerima pemberitahuan resmi menyangkut ketidakhadiran 10 kepala daerah PDIP di Akmil Magelang.
“Dipastikan tidak (ikut retret). Kemarin kami sudah mendapatkan keputusan resmi, pemberitaan resmi dari PDIP bahwa rekan-rekan PDIP yang belum bergabung itu akan mengikuti pembekalan berikutnya, gelombang berikutnya,” kata Bima.
Surat itu, kata Bima juga mencantumkan alasan ketidakhadiran sepuluh kepala daerah tersebut dalam retret di Akmil.
“Disampaikan pada suratnya adalah, karena pertimbangan situasi dan kondisi yang ada,” ucap Bima.

















Discussion about this post