Suaranusantara.com- Kabarnya Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri akan kembali bertemu dalam beberapa waktu ke depan.
Diketahui, Prabowo pada Senin malam 7 April 2025 menyambangi kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat. Kala itu pertemuan antara Prabowo dan Megawati merupakan silaturahmi terlebih masih momen Lebaran Idulfitri 1446 H.
Pertemuan tersebut merupakan yang pertama kalinya usai gelaran Pilpres 2024. Prabowo dan Megawati kabarnya menggelar pertemuan lanjutan. Namun, terkait waktu tengah diatur lantaran kesibukan masing-masing.
Hal pertemuan lanjutan sebelumnya sempat diutarakan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
“Sedang diatur [pertemuan Prabowo-Megawati], tenang saja,” ucapnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 9 Mei 2025.
Pegiat Media Sosial, Nicho Silalahi memberikan tanggapan atas kabar pertemuan lanjutan Prabowo-Megawati.
Kata Nicho, pertemuan lanjutan antara Prabowo-Megawati hanya seperti omong kosong saja jika tanpa diagendakan membahas pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari kursi Wakil Presiden (Wapres) RI.
“Kalau bukan dalam agenda pemakzulan anak haram konstitusi maka pertemuan itu hanya omong kosong,” kata Nicho dikutip dari unggahannya di X, Senin 12 Mei 2025.
Dia pun mendorong Prabowo untuk merealisasikan. “Ayo donk pak @prabowo sekarang saatnya realisasi dari perjanjian Batu Tulis,” tambahnya.
Menurut Nicho, Megawati punya jasa besar dalam karir politik Prabowo. Tanpa Megawati, ia menilai Prabowo kini bisa saja masih dalam pelarian.
“Saya faham tanpa eyang Megawati maka panggung politik buat bapak tidak akan terbuka dan bukan tidak mungkin bapak masih seorang pelarian yang berlindung di Yordania, ya ga @PDI_Perjuangan?” pungkasnya.


















Discussion about this post