Suaranusantara.com- Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pada Kamis 14 Agustus 2025 menetapkan Hasto Kristiyanto untuk kembali menempati kursi Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Pelantikan Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDI Perjuangan digelar di DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat.
Selain Hasto, ada sejumlah nama lain yang juga dilantik guna menduduki kursi kepengurusan PDI Perjuangan.
“Ibu Megawati melantik sejumlah pengurus DPP PDIP yang telah diumumkan sebelumnya, namun berhalangan atau tidak hadir pada Kongres PDIP di Bali, pada 2 Agustus 2025, lalu,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi DPP PDIP Adian Napitupulu kepada wartawan, Kamis 14 Agustus 2025.
Sebelumnya, Hasto diketahui terjerat kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku hingga membuat sempat ditahan di rutan KPK terhitung sejak 20 Februari 2025 lalu.
Walau ditahan, Megawati tetap mempercayakan posisi Sekjen ke Hasto Kristiyanto.
Beberapa bulan melalui sidang di Pengadilan Tipikor, Majelis Hakim menjatuhi vonis 3,5 tahun penjara lantaran terbukti menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait pergantian PAW Harun Masiku.
Hasto sempat ditahan di rutan KPK, namun tak berlangsung lama. Sebab, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan amnesti.
Hasto pun resmi bebas pada 1 Agustus 2025. Tepat di hari yang sama, PDI Perjuangan tengah menggelar kongres di Nusa Dua Bali.
Kongres ke VI PDI Perjuangan, mengukuhkan Megawati sebagai Ketum. Selain itu, Megawati juga melantik sejumlah nama untuk menduduki kursi kepengurusan partai.
Namun, dalam formatur tertanggal 2 Agustus 2025 tak ada nama Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen. Sekjen dalam formatur dipegang oleh Megawati dengan status plt.
Hasto bukanlah nama baru di kepengurusan PDI Perjuangan. Dia sudah menjabat sebagai Sekjen PDI Perjuangan sejak 2014.
Namun, baru resmi dikukuhkan sebagai Sekjen PDI Perjuangan pada 2015. Hasto menjadi Sekjen menggantikan posisi politikus senior PDIPÂ Tjahjo Kumolo yang diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri.
Hasto bisa dikatakan menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilgub 2012.
Lalu, Hasto juga berhasil membawa Jokowi memenangkan Pilpres 2014. Kemudian pada Pilpres 2019, Hasto juga disebut menjadi tokoh penting atas kemenangan Jokowi yang kala itu berpasangan dengan Ma’ruf Amin.
Atas keberhasilannya itu, Hasto pun kembali dipilih oleh Megawati Soekarnoputri menjadi Sekjen PDIP pada Kongres PDIP yang digelar di Bali, pada 8-11 Agustus 2019.
Selanjutnya, pada 2024, Megawati memperpanjang jabatan Hasto Kristiyanto dan jajaran Ketua DPP PDIP selama 1 tahun.
Kemudian, pada hari ini, Kamis 14 Agustus 2025 Megawati kembali memilih Hasto sebagai Sekjen PDI Perjuangan.
Itu artinya Hasto Kristiyanto terpilih selama 3 periode berturut-turut.


















Discussion about this post