Suaranusantara.com- Komisi IV DPR RI menyoroti tambahan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar Rp145 miliar dalam tahun anggaran 2026. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mempertanyakan secara detail penggunaan dana tersebut dalam rapat kerja bersama Wakil Menteri Pertanian di Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Alex menilai, meskipun sebelumnya DPR sudah mendapat penjelasan terkait alokasi Rp40 triliun anggaran Kementan per eselon I, tambahan dari Banggar DPR RI tetap perlu dijelaskan secara transparan.
“Kesimpulan rapat kita terdahulu, kita sudah mendapat penjelasan soal anggaran Rp40 triliun. Itu berdasarkan per eselon I. Pertanyaannya, dari paparan bapak tadi ada tambahan Rp145 miliar dari Banggar, mungkin bisa dijelaskan Rp145 miliar itu kemana saja?” ujar Alex dalam Rapat Kerja dengan Wakil Menteri Pertanian di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Tambahan tersebut membuat total pagu anggaran Kementan naik menjadi Rp40,145 triliun. Komisi IV berkomitmen melanjutkan pembahasan dan mengevaluasi efektivitas program yang akan berjalan menggunakan dana tersebut.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menjelaskan bahwa dana tambahan Rp145 miliar itu akan digunakan untuk tiga kegiatan prioritas. Yakni pembangunan jalan usaha tani (JUT) sebanyak 492 unit dengan nilai Rp54,12 miliar, mendukung program utama kementerian yang sebelumnya belum teralokasikan, serta pembiayaan kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sudaryono menambahkan, seluruh alokasi tambahan anggaran tersebut sudah dirancang sesuai arahan pemerintah untuk mendukung program prioritas.
Selain itu, ia turut memaparkan rincian pagu anggaran per eselon I Kementan untuk tahun 2026 sebagai bentuk keterbukaan.


















Discussion about this post