Suaranusantara.com- Penindakan KPK melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, menyeret Bupati Gatut Sunu Wibowo. Di tengah kasus tersebut, Partai Gerindra memberikan klarifikasi terkait hubungan politik dengan yang bersangkutan.
Ketua OKK DPD Gerindra Jawa Timur, Hidayat, menyampaikan bahwa Gatut Sunu belum resmi menjadi kader partai. Ia menjelaskan bahwa meskipun ada proses komunikasi sebelumnya, status keanggotaan belum disahkan oleh DPP.
“Masih belum. Memang ada proses, namun belum resmi menjadi kader Gerindra, karena belum ada keputusan dari DPP,” kata Hidayat dilansir detikJatim, Sabtu (11/4/2026).
Ia mengindikasikan bahwa hingga saat ini, Gatut Sunu belum tercatat sebagai bagian dari struktur resmi partai.
Hidayat juga mengingatkan bahwa dalam Pilkada 2024, Gerindra tidak sendiri dalam mengusung Gatut Sunu. Partai tersebut berkoalisi dengan Golkar dan PKS dalam mendukung pasangan calon tersebut.
“Saat itu Gerindra bersama Golkar dan PKS mengusung bersama Pak Gatut Sunu di Pilkada tahun 2024,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa posisi calon wakil bupati dalam pasangan tersebut berasal dari kader internal Gerindra.
“Dan kader Gerindra-lah yang menjadi Calon Wakil Bupati Tulungagung yaitu Mas Ahmad Baharuddin yang juga Ketua DPC Gerindra Tulungagung dan akhirnya terpilih bersama Pak Gatut untuk memimpin Tulungagung,” tandasnya.


















Discussion about this post