Suaranusantara.com- Senin dini hari 31 Agustus 2026, markas Gerakan Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang beralamat di Jalan Manunggal V, Kedoya, Jakarta Barat terbakar.
Kebakaran yang terjadi di markas GRIB Jaya Kedoya terjadi sekitar pukul 02.49.WIB.
“Objek posko Ormas (GRIB Jaya),” kata Kasie Ops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi, Senin 31Agustus 2026.
Syaiful menjelaskan sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 40 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap bangunan GRIB Jaya itu.
Selang beberapa menit, sekitar pukul 03.28 WIB, api berhasil dipadamkan.
Tim kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling mengatakan berdasarkan pengecekan dan identifikasi yang di lokasi kejadian, kebakaran di posko GRIB Jaya disebabkan oleh konsleting listrik saat mengisi daya hp di atas kulkas.
“Yang berasal dari perangkat pengisi daya ponsel (charger HP) yang diletakkan di atas kulkas,” kata Wilson dalam keterangan tertulis, Senin, 31 Agustus 2026.
Wilson mengatakan kejadian kebakaran begitu cepat lantaran, api merambat dengan cepat karena mengenai salah satunya tirai, bahan yang mudah terbakar.
“Percikan api akibat korsleting tersebut menyambar tirai (gorden) serta wallpaper dinding, kemudian merembet ke area sofa hingga menjalar ke bagian plafon ruangan,” ucap dia.
Menurut Wilson, penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi berkat kesiapan tim di posko dan kesigapan petugas pemadam kebakaran.
“Sehingga api tidak sampai merembet ke ruangan lain maupun bangunan sekitar,” papar dia. Dipastikan tidak ada korban dalam insiden kebakaran yang melahap Kantor DPP GRIB Jaya yang terjadi dini hari itu.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden di posko/kantor ini. Penanganan telah tuntas pada pukul 03.28 WIB dan situasi saat ini sudah sepenuhnya kondusif,” tuturnya.
Kantor DPP GRIB Jaya yang terbakar merupakan kantor Pusat yang digunakan untuk proses administrasi.
“Buat kegiatan sehari-hari, administrasi, ya di pusat ini. Ya untuk urusan administrasi Pusat, itu di sini,” jelas dia.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan, kebakaran Kantor DPP GRIB Jaya itu diduga akibat korsleting listrik.
“Iya korslet, korslet (listrik),” ucap dia singkat.
Menurut Nasriadi, berdasarkan hasil pemeriksaan, saat kejadian terjadi korsleting listrik di salah satu ruangan di kantor DPP GRIB Jaya itu.
“Sementara kan informasi dari itu kan korslet listrik. Karena kan enggak ada siapa-siapa yang masuk ke dalam kan,” ucap dia.
Namun demikian, Nasriadi menegaskan, itu merupakan dugaan sementara dari hasil penyelidikan yang dilakukan.
“Dan tim Labfor tetap periksa untuk memastikan lebih jelas. Artinya sampai saat ini tidak ada bom molotov, tidak ada insiden atau apa, betul-betul itu dari korslet listrik,” tegasnya.


















Discussion about this post