Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

HNW Dukung MUI: Label ‘No Pork, No Lard’ Bukan Pengganti Sertifikat Halal

snc4 by snc4
6 September 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
HNW

HNW

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mendukung penegasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang disampaikan oleh Prof KH Asrarun Ni’am Sholih, Ketua MUI bidang Fatwa, bahwa label “no pork, no lard” pada menu maupun tempat usaha kuliner tidak dapat dipersamakan dengan sertifikat halal.
Menurut HNW, keterangan “no pork, no lard” dapat menjadi informasi bahwa produk tidak menggunakan daging babi atau lemak babi. Namun, informasi tersebut belum cukup untuk menjadi jaminan kehalalan suatu produk karena aspek halal mencakup bahan baku, proses pengolahan, peralatan, penyimpanan, pengemasan, distribusi, penyajian, hingga aspek penyembelihan hewan.
“Pernyataan MUI ini penting agar masyarakat tidak keliru. Tidak adanya pork dan lard memang memberikan informasi tertentu, tetapi belum otomatis menjadikan sebuah menu halal. Konsumen Muslim berhak memperoleh kepastian yang utuh mengenai produk yang mereka konsumsi,” ujar HNW saat menghadiri penutupan final Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) Tahun 2026 Tingkat Nasional. Acara tersebut berlangsung di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, sabtu (05/09).
HNW mengingatkan agar pelaku usaha tidak menempatkan, mempromosikan, atau membiarkan label “no pork, no lard” dipahami sebagai bukti bahwa produknya telah bersertifikat halal. Klaim bebas bahan tertentu berbeda dengan sertifikat halal yang diterbitkan setelah pemeriksaan sesuai ketentuan Jaminan Produk Halal.
“Jangan sampai konsumen melihat tulisan ‘no pork, no lard’, lalu langsung menganggap produknya telah halal. Informasi bebas bahan tertentu tidak sama dengan sertifikasi halal. Sertifikasi memberikan kepastian setelah bahan dan proses produksinya diperiksa sesuai ketentuan,” tegasnya.
Karena itu, HNW mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), sebagai mitra kerja Komisi VIII DPR RI, untuk memperkuat edukasi publik dan pembinaan pelaku usaha mengenai perbedaan antara informasi “no pork, no lard” dengan produk yang telah memiliki Sertifikat Halal.
“BPJPH perlu memastikan masyarakat mudah membedakan mana informasi tentang bahan tertentu dan mana produk yang benar-benar telah mendapatkan Sertifikat Halal. Pelaku usaha pun harus mendapatkan pembinaan yang mudah diakses agar dapat memenuhi ketentuan tanpa mengorbankan keberlangsungan usahanya,” kata HNW.
Selain edukasi, HNW meminta BPJPH memperkuat pengawasan atas informasi produk, khususnya pada usaha kuliner. Pengawasan itu penting agar klaim bahan tertentu tidak menimbulkan persepsi keliru bahwa suatu produk telah bersertifikat halal.
Hal tersebut, lanjut HNW, sejalan dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang menegaskan tujuan penyelenggaraan JPH untuk memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk.
“Ini bukan semata persoalan label. Ini menyangkut hak konsumen untuk memperoleh informasi yang benar dan kepastian yang dapat dipercaya. Karena itu, sertifikasi halal harus terus diperkuat; sementara edukasi dan pengawasan terhadap informasi produk perlu ditingkatkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar HNW.
HNW berharap penguatan jaminan produk halal tidak dipandang sebagai beban bagi pelaku usaha, melainkan sebagai langkah membangun kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk Indonesia.
“Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat industri halal dunia. Kepercayaan itu harus dibangun dari hal paling mendasar: konsumen mengetahui secara benar apa yang dikonsumsi, pelaku usaha menyampaikan informasi secara jujur, dan negara melalui BPJPH memastikan jaminan halalnya kredibel,” pungkasnya.

BACAJUGA

HNW: Perlu Aksi Konkret Jatuhkan Sanksi Ekonomi Terhadap Israel dan Putuskan Hubungan Diplomatik

Usia Satu Abad, HNW: Ponpes Gontor dan Alumni Jadi Bagian Sejarah Perjalanan Bangsa

Tags: HNWMUISertifikat Halal
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan.
Nasional

Johan Rosihan: Stok Beras Tinggi Tapi Harga Naik, Pemerintah Harus Bongkar Rantai Distribusi

by snc4
9 September 2026

Suaranusantara.com— Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan...

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat bicara soal pendidikan di Indonesia
Nasional

Lestari Moerdijat: Reforma Agraria Harus Mampu Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

by snc4
9 September 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa...

Anggota DPR RI Marinus Ge(Foto: Suaranusantara/Ilwan Nehe)

Marinus Gea ke Imigrasi: Orang Asing Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

9 September 2026
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto umumkan warga RI bakal dikasih rekening bank (Instagram @airlanggahartarto_official)

Airlangga: Warga 17 Tahun Bikin KTP, Langsung Diberi Rekening Bank Berisi Saldo Rp 50 Ribu per Orang

9 September 2026
Anak-anak sekolah di Jakarta bisa KBM seperti biasa usai PJJ dua hari karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (Instagram @info.jakartabarat)

Yeay! Udara Jakarta Bebas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tak Lagi PJJ Mulai Normal Kembali per Hari Ini

9 September 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani bicara soal tambahan anggaran mitigas bencana (Instagram @ketua_dprri)

Prabowo Berencana Tambah Anggaran untuk Mitigasi Bencana, Puan Dukung

9 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

6 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

6 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

6 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

6 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

6 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal dirinya disebut jadi penulis Buku Ala Prabowo (Instagram @yusrilihzamhd)
Nasional

Disebut sebagai Penulis Buku Islam Ala Prabowo, Yusril Ihza Mahendra Bantah

by Feri Spt
9 September 2026

Suaranusantara.com- Buku Islam Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam menuai sorotan publik. Buku ini sebenarnya telah...

Viral Buku Islam Ala Prabowo (Instagram @nusand_tara)

Polemik ‘Buku Islam Ala Prabowo’ Siapa Penulisnya?

9 September 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal arahan Presiden Prabowo minta Himbara buatkan rekening bagi masyarakat RI (Instagram @menkeuri)

Prabowo Minta Himbara Buatkan Rekening Bagi Seluruh Warga RI, Purbaya Beberkan Alasannya

9 September 2026
Fenomena El Nino masih menghantui DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung minta warga waspadai potensi kebakaran (Instagram @ntvnewsid)

Waspada! El Nino Masih Berlangsung, Pramono Anung Wanti-wanti Potensi Kebakaran

9 September 2026
LRT rute Kelapa Gading-Manggarai, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beri tarif Rp.8 (Instagram @jakarta.global.city)

Ini Alasan Pramono Anung Terapkan Tarif LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Rp 8

9 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com