Kota Tangerang – Selama masa peralihan musim hujan dan musim kemarau atau biasa disebut musim pancaroba, tercatat sebanyak 21 warga Kota Tangerang dinyatakan terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan, seseorang yang terjangkit DBD karena mengalami pembocoran pembuluh darah akibat virus yang berasal gigitan nyamuk jenis Aedes Aegypti yang menular.
“Kalau demam dengue penderitanya 57 orang. Kalau DBD itu tadi 21. Ini data per-Januari 2019,” ujar Liza saat ditemui di kantornya, Kamis (24/01/2019).
Liza menjelaskan, para penderita tersebut menyebar berdasarkan data yang menjalani perawatan di seluruh rumah sakit di Kota Tangerang.
“Nyamuk yang menebar virus ini sangat berbahaya. Karena nyamuknya itu bisa berulang-ulang, gigit ke sana, gigit ke sini. Jadi yang menular adalah nyamuknya,” beber dia.
Liza menambahkan, kebanyakan, penderita penyakit DBD berasal dari Kecamatan Benda. Selain itu, angka peningkatan penderita pun terjadi sejak pekan pertama di bulan Januari ini.
“Dan penderitanya bisa dari usia baru lahir sampai usia renta bisa kena,” tukasnya. (ahmad/nji)


















Discussion about this post