Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Pemerintah Desak Filipina Selamatkan WNI yang Diculik Abu Sayyaf

Suara Nusantara by Suara Nusantara
12 July 2016
in Nasional, Politik
Reading Time: 2 mins read
A A
Militan Abu Sayyaf | Foto: net

Militan Abu Sayyaf | Foto: net

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Militan Abu Sayyaf | Foto: net
Militan Abu Sayyaf | Foto: net

Jakarta – SuaraNusantara.com

Pemerintah RI mendesak Filipina melakukan berbagai upaya untuk membebaskan para sandera meski setiap tindakan memiliki risiko. Namun keselamatan WNI harus jadi prioritas utama. Hal itu dikatakan Wapres Jusuf kalla, di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).

“Artinya masyarakat harus memahami bahwa semua itu (operasi penyelamatan) punya risiko. tidak ada yang nol risiko,” ujarnya.

BACAJUGA

Bahlil Klaim Gas Abadi Masela Tingkatkan Penerimaan Negara sampai Rp.680 Triliun dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

Kelompok III Badan Pengkajian MPR RI Bahas Ketidaksesuaian Pelaksanaan Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah, dan Desa

JK mengingatkan agar Filipina betul-betul serius melakukan upaya pembebasan sandera WNI. Ini mengingat hingga saat ini RI masih memberlakukan moratorium batu bara ke Filipina. Jika penghentian pengiriman batu bara itu terus dilakukan, Filipina pasti akan kesulitan karena hampir seluruh kebutuhan pasokan batu baranya diimpor dari Indonesia.

Sebelumnya diketahui bahwa kasus penculikan kembali terjadi di wilayah perairan pekan lalu. Tujuh ABK, empat WNI dan tiga WNA di Kapal Pukat Tunda, ditahan oleh lima penyandera bersenjata api, di perairan Lahad Datu, Malaysia pada Sabtu (9/7).

Di tempat terpisah, Menko Polhukam  Luhut Pandjaitan  menyebut operasi militer belum dipertimbangkan, karena menyangkut konstitusi Filipina yang melarang ada operasi militer negara lain. Padahal sebelumnya Menhan Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia sudah diizinkan masuk.

“Opsi untuk melakukan operasi militer masih kami kesampingkan karena itu menyangkut masalah konstitusi dari negara lain, yang tentu kita harus hormati ini,” terang Luhut usai melaporkan masalah penculikan kepada Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa (12/7/2016).

Pada Sabtu (9/7/2016) kemarin, tiga WNI masing-masing Emanuel, Lorens Koten dan Teodorus Kopong diculik lima orang bersenjata dari atas kapal ikan tempat mereka bekerja. Ketiga nelayan itu, diduga diculik oleh kelompok Mike Apo yang merupakan bagian dari kelompok Abu Sayyaf. Saat ini, aparat TNI masih melacak  posisi ketiga WNI tersebut dan terus melakukan komunikasi dengan pemerintah Malaysia dan Filipina.

Hingga saat ini, tercatat total ada 10 AKB WNI yang disandera kelompok militan di Filipina. JK mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengirimkan surat ke pemerintah Filipina agar segera melakukan upaya pembebasan.

Pemerintah Filipina sendiri terus memerangi kelompok ekstrimis ini. Presiden Duterte telah memperingatkan kelompok Abu Sayyaf untuk menghentikan penculikan yang berujung pada permintaan tebusan dan menegaskan pada akhirnya ia akan menghadapi mereka.

Bahkan militer Filipina beberapa jam lalu telah melancarkan serangan kontra-terorisme yan menewaskan 40 anggota kelompok ekstremis Abu Sayyaf dan melukai 25 lainnya dalam dua peristiwa terpisah.

Juru bicara militer regional Mayor Jenderal (Mayjen) Filemon Tan mengatakan puluhan anggota kelompok bersenjata Abu Sayyaf tewas dalam serangan di Provinsi Sulu.

“Sebanyak 22 anggota militan tewas sementara 16 lainnya terluka dalam serangan yang dimulai sejak pekan lalu di hutan di Provinsi Sulu. Satu tentara juga tewas dalam peristiwa itu,” ujar Mayjen Tan seperti dikutip dari Asian Correspondent,Selasa (12/7/2016).

Dia menyampaikan bahwa operasi militer memang diintensifkan, berkoordinasi dengan polisi dan pemerintah Provinsi Sulu dan Basilan. “Hal ini dilakukan untuk menetralisir kelompok Abu Sayyaf,” ujarnya. (Ali)

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal perbaikan JPO Tendean (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Tak Pakai APBD Murni, Ini Jurus Jitu Pramono Anung untuk Pembiayaan Perbaikan JPO Tendean yang Rusak Diseruduk Truk Alat Berat

by Feri Spt
17 July 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa dalam...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan gelar rapat khusus pekan depan soal JPO Tendean (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Pramono Anung Minggu Depan Akan Gelar Rapat Khusus, Bahas Percepatan Perbaikan JPO Tendean yang Rusak Diseruduk Truk Alat Berat

by Feri Spt
17 July 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan bangun banyak pedestrian biar warga Ibu Kota nggak mager lagi (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Akan Bangun Banyak Pedestrian: Biar Masyarakat Nggak Mager Lagi dan Hidup Sehat

17 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Bersyukur Indonesia Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata: RI Bukan Dipimpin oleh Pemimpin-pemimpin Bodoh dan Penakut

17 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto ingin proyek gas Abadi Masela bisa saling menguntungkan (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Ingin Investor Proyek Gas Abadi Masela Untung: Bangsa Indonesia Punya Kehormatan, Malu Kalau Mitra Tidak Puas

17 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto janji akan ke Maluku usai peresmian gas raksasa Abadi Masela (Instagram @sekretariat.kabinet)

Resmikan Proyek Gas Abadi Masela Secara Virtual, Prabowo Janji Akan ke Maluku

17 July 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Proyek Strategis Nasional (PSN) gas Abadi Masela di Maluku (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Usai Menunggu 28 Tahun Proyek Gas Raksasa Abadi Masela Akhirnya Dimulai, Prabowo Ingin Pembangunan Cepat Rampung

by Feri Spt
17 July 2026

Suaranusantara.com- Setelah 28 tahun dicanangkan sejak diteken oleh Presiden ke 2 RI BJ Habibie pada 1998 silam,...

Presiden RI Prabowo Subianto resmikan proyek gas raksasa Abadi Masela di Maluku secara virtual, Kamis 16 Juli 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Diteken Era BJ Habibie 28 Tahun Lalu, Proyek Gas Raksasa Abadi Masela Akhirnya Diresmikan Prabowo

17 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto perintahkan benahi tata kelola MBG saat rapat bersama pimpinan BGN di Istana, Rabu 15 Juli 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Instruksikan BGN Benahi Tata Kelola MBG Dalam Waktu Satu Bulan

16 July 2026
Presiden RI Prabowo perintahkan kementerian bantu BGN benahi tata kelola MBG saat gelar rapat bersama pimpinan BGN dan sejumlah menteri di Istana, Rabu 15 Juli 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Titah Prabowo Minta Seluruh Kementerian Bantu BGN Benahi Tata Kelola MBG: Waktunya Satu Bulan

16 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto gelar rapat bahas MBG dan Kopdes Merah Putih (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Gelar Rapat dari Sore sampai Malam Bahas MBG-Kopdes Merah Putih, Apa Hasilnya? Zulhas Beberkan

16 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com