Kabupaten Pandeglang – RSUD Berkah Pandeglang meminta kompensasi PLN akibat padamnya listrik selama lebih dari enam jam, pada Minggu (4/8/2019).
Pasalnya, selama listrik padam, rumah sakit pelat merah tersebut mengeluarkan biaya tambahan untuk membelu bahan bakar genset.
“Kami berharap PLN memberi kompensasi atas biaya tambahan yang kami keluarkan,” kata Dirut RSUD Berkah Pandeglang, Firmansyah, Selasa (6/8/2019).
Kompensasi yang dimaksud bisa berupa potongan biaya tagihan listrik. Menurutnya, biaya yang dikeluarkan saat menggunakan genset lebih besar ketimbang listrik.
“Ya bentuknya bisa pengurangan tagihan yang harus dipertimbangkan, karena lebih besar anggaran penggunaan genset,” ujar Firman.
Namun, Firman mengakui, padamnya listrik berjam-jam tak menganggu layanan kesehatan di rumah sakit. Tindakan medis seperti operasi tetap berjalan sebagaimana biasanya.
“Berjalan sebagaimana biasanya karena sudah ada genset, harus menyiapkan bahan bakar saja. (Pelayanan) tidak ada masalah,” tutup Firman.(aep/and)


















Discussion about this post