SuaraNusantara.com- Geger penundaan Pemilu 2024 setelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kabulkan gugatan Partai Prima kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
PN Jakpus menilai perlu adanya penundaan Pemilu 2024 dan menghentikan KPU melaksanakan sisa tahapan pemilu 2024.
Penundaan Pemilu 2024 dianjurkan selama 2 tahun 4 bulan dan 7 hari lalu mengulang tahapan Pemilu kembali.
Ternyata, dibalik suksesnya gugatan partai Prima di PN Jakpus terkait KPU yang mengharuskan menunda Pemilu 2024 ada sosok mantan petinggi Badan Intelejen Negara (BIN).
Tak hanya BIN, partai Prima di isi oleh petinggi Badan Intelejen Strategis (BAIS) yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai, yakni R Gautama Wiranegara.
Gautama merupakan mantan petinggi BIN dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN. Selama menjadi prajurit TNI, Gautama banyak menggeluti bidang intelijen.
Dirinya bergabung sejak partai itu dideklarasikan, tepatnya pada 1 Juni 2021.
“Saya punya chemistry luar biasa dengan Prima. Prima kan inisiasi dari PRD, dan saya bagian dari PRD udah sejak aktif dulu,” ujar Gautama kepada rekan media di kantor DPP Partai Prima, Jakpus, Jumat, 3 Januari 2023.
Gautama mengaku mulai bersinggungan dengan pengurus Partai Prima sejak tahun 2004 saat dirinya aktif di militer. Saat itu, Ketum Partai Prima Agus Jabo menjadi Ketum PRD.
“Oh saya udah sejak 2004 itu. Jadi saya melihat artinya apa yang diperjuangkan oleh Prima, saat itu ketumnya saudara Agus Jabo, sangat luar biasa mengatakan rakyat yg tertindas dan saya bagian dari situ juga,” terang Gautama.
Gautama juga mengungkap, bahwa dirinya lama di BAIS dan BIN serta di BNPT terakhir. (Alief)


















Discussion about this post