Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Berwisata Sejarah ke Situs Megalitikum Balodano

Suara Nusantara by Suara Nusantara
2 November 2016
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Situs Balodano | Foto: Mario

Situs Balodano | Foto: Mario

4
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Situs Balodano | Foto: Mario
Situs Balodano | Foto: Mario

Liburan ke tepi pantai mungkin sudah biasa bagi kebanyakan orang. Tapi mengisi waktu liburan dengan berkunjung ke situs megalitikum, nah sepertinya tidak semua orang pernah melakukannya. Sebenarnya, apa sih megalitikum itu?

Megalitikum berasal dari kata “mega” yang berarti besar, dan “lithos” yang berarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar, karena pada zaman ini manusia membuat berbagai hal dengan menggunakan batu-batu berukuran besar.

Hasil kebudayaan megalithikum biasanya tidak dikerjakan secara halus, tetapi hanya diratakan secara kasar dan terutama hanya untuk mendapatkan bentuk yang diperlukan. Biasanya yang dibuat adalah monumen atau barang-barang untuk keperluan penguburan dan ritual pemujaan, seperti punden berundak (batu bertingkat, dimana di tingkat paling tinggi biasa dilakukan upacara pemujaan), sarkofakus (keranda tempat meletakkan mayat), kubur batu, arca batu, menhir (batu besar melambangkan kelamin pria sebagai bentuk penghormatan pada roh nenek moyang), dan dolmen (tempat meletakkan sesaji).

BACAJUGA

No Content Available

Menurut Von Heine Geldern, kebudayaan Megalithikum menyebar ke Indonesia melalui 2 gelombang yaitu kebudayaan Megalith Tua yang menyebar ke nusantara pada zaman Neolithikum (2.500-1.500 SM) dan kebudayaan Megalith Muda yang menyebar pada zaman perunggu (1.000-100 SM).

Indonesia kaya akan situs-situs megalitikum., termasuk Situs Balodano Balodano yang ada di Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat. Di situs ini kita akan menyaksikan arca-arca atau patung batu peninggalan nenek moyang orang Nias.

Namun berbeda dengan situs-situs megalitikum yang memang berasal dari periode Zaman Neolitikum dan Zaman Perunggu dari 4.500 – 2.100 tahun lalu, situs megalitikum di Balodano terbilang masih muda, baru berumur sekitar 450 tahun.

Menurut penuturan tokoh masyarakat setempat, Baziduhu Zebua, Situs Megalitikum Balodano merupakan peninggalan penting leluhur marga Zebua, karena lokasi ini diyakini merupakan asal muasal marga Zebua.

“Beberapa situs megalit di kawasan Balodano menjadi bukti bahwa lokasi ini dulunya adalah tempat tinggal leluhur marga Zebua, keturunan ke-23 Raja Sirao bernama Lano. Lano kemudian memiliki tiga anak bernama Laina, Bola dan Bale. Nah, situs-situs tersebut adalah peninggalan Lano dan ketiga anaknya,” ujar Baziduhu.

Situs Balodano terdiri dari kumpulan batu-batu megalitik berbentuk bulat, seperti meja batu, batu menhir, serta patung leluhur, bahkan pijakan Hombo Batu (lompat batu) yang telah dimakan usia. Sementara batu susun yang digunakan untuk melompat sudah tidak berbentuk.

“Pak Bupati Nias Barat berjanji akan memberi perhatian kepada situs megalitikum Balodano. Mudah-mudahan dinas terkait turut berperan dalam melestarikan dan menjaga peninggalan sejarah ini,” harap pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Budaya Nias (LBN) Nias ini.

Kawasan situs ini berdekatan dengan aliran sebuah sungai besar yaitu Sungai Oyo. Situs ini dapat dijangkau melalui jalan utama Gunungsitoli–Mandrehe Utara (Desa Balodano) dengan menggunakan transportasi mobil, motor atau becak roda tiga dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berjalanan kaki menyusuri sungai dan persawahan sejauh 1 km, kemudian dengan berjalan kaki mendaki bukit setinggi 50 meter sampai ke lokasi situs. (Rio)

Tags: BalodanoBaziduhu ZebuaMandrehe Utara
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan.
Nasional

Johan Rosihan: Stok Beras Tinggi Tapi Harga Naik, Pemerintah Harus Bongkar Rantai Distribusi

by snc4
9 September 2026

Suaranusantara.com— Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan...

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat bicara soal pendidikan di Indonesia
Nasional

Lestari Moerdijat: Reforma Agraria Harus Mampu Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

by snc4
9 September 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa...

Anggota DPR RI Marinus Ge(Foto: Suaranusantara/Ilwan Nehe)

Marinus Gea ke Imigrasi: Orang Asing Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

9 September 2026
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto umumkan warga RI bakal dikasih rekening bank (Instagram @airlanggahartarto_official)

Airlangga: Warga 17 Tahun Bikin KTP, Langsung Diberi Rekening Bank Berisi Saldo Rp 50 Ribu per Orang

9 September 2026
Anak-anak sekolah di Jakarta bisa KBM seperti biasa usai PJJ dua hari karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (Instagram @info.jakartabarat)

Yeay! Udara Jakarta Bebas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tak Lagi PJJ Mulai Normal Kembali per Hari Ini

9 September 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani bicara soal tambahan anggaran mitigas bencana (Instagram @ketua_dprri)

Prabowo Berencana Tambah Anggaran untuk Mitigasi Bencana, Puan Dukung

9 September 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

6 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

6 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

6 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

6 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

6 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal dirinya disebut jadi penulis Buku Ala Prabowo (Instagram @yusrilihzamhd)
Nasional

Disebut sebagai Penulis Buku Islam Ala Prabowo, Yusril Ihza Mahendra Bantah

by Feri Spt
9 September 2026

Suaranusantara.com- Buku Islam Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam menuai sorotan publik. Buku ini sebenarnya telah...

Viral Buku Islam Ala Prabowo (Instagram @nusand_tara)

Polemik ‘Buku Islam Ala Prabowo’ Siapa Penulisnya?

9 September 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal arahan Presiden Prabowo minta Himbara buatkan rekening bagi masyarakat RI (Instagram @menkeuri)

Prabowo Minta Himbara Buatkan Rekening Bagi Seluruh Warga RI, Purbaya Beberkan Alasannya

9 September 2026
Fenomena El Nino masih menghantui DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung minta warga waspadai potensi kebakaran (Instagram @ntvnewsid)

Waspada! El Nino Masih Berlangsung, Pramono Anung Wanti-wanti Potensi Kebakaran

9 September 2026
LRT rute Kelapa Gading-Manggarai, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beri tarif Rp.8 (Instagram @jakarta.global.city)

Ini Alasan Pramono Anung Terapkan Tarif LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Rp 8

9 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com