Suaranusantara.com- Vivo telah mengumumkan rencana kedatangan seri X100 ke Indonesia setelah peluncuran di China pada 14 November lalu. Seri X100 ini menjadi langkah pertama bagi Vivo dengan chipset Mediatek Dimensity 9300.
Chipset unggulan ini, yang baru saja diperkenalkan pada awal November, dianggap sebagai pesaing utama bagi Snapdragon 8 Gen 3.
Alexa Tiara, PR Manager Vivo Indonesia, menyatakan bahwa kedatangan seri X100 dijadwalkan pada tahun 2024. Meskipun sudah dikonfirmasi akan masuk ke Indonesia, belum ada kepastian apakah kedua model, Vivo X100 “reguler” dan Vivo X100 Pro, akan hadir secara bersamaan.
Fitur andalan dari X100 Series adalah sektor fotografinya. Kamera versi Indonesia dari X100 juga akan menggunakan lensa yang telah disertifikasi oleh ZEISS APO.
Di China, perangkat ini telah menonjol dengan kamera utamanya yang memiliki sensor IMX989 50 MP dan lensa telefoto dengan kemampuan zoom optik hingga 4,3x serta zoom digital hingga 100x.
Pada bagian chipset, Vivo X100 Series di China menggunakan MediaTek Dimensity 9300 yang dirancang dengan teknologi fabrikasi 4 nanometer, bersaing langsung dengan Snapdragon 8 Gen 3.
Vivo juga menghadirkan chip image terbaru, V3, untuk meningkatkan kemampuan perekaman video hingga resolusi 4K.
Harga Vivo X100 “reguler” dimulai dari 3.999 yuan (sekitar Rp 8,6 juta) untuk varian 12 GB/256 GB, sedangkan Vivo X100 Pro dibandrol mulai dari 4.999 yuan (sekitar Rp 10,7 juta) untuk varian yang sama.
Meski spesifikasi untuk pasar Indonesia belum diungkap, spesifikasi dari seri X100 di China memberikan gambaran tentang apa yang mungkin ditawarkan di sini.(kml)


















Discussion about this post