Suaranusantara.com- Pasar monitor kelas atas Kembali diguncang dengan kehadiran Asus ROG Swift PG34WCDN yang resmi meluncur di Amerika Serikat.
Berbeda dengan pendahulunya, monitor ini tidak hanya mengandalkan kecepatan refresh rate ekstrem 360Hz untuk memanjakan para gamer, tetapi juga membawa lompatan teknologi besar di sektor visual.
Asus membenamkan panel QD-OLED generasi kelima buatan Samsung Display yang kini mengusung susunan sub-piksel RGB stripe terbaru sebuah perombakan struktur yang secara radikal meningkatkan ketajaman teks dan akurasa warna, sekaligus mengakhiri masalah color fringing yang kerap dikeluhkan pada generasi terdahulu.
Melalui generasi terbaru ini, asus berhasil menjawab tuntas keluhan klasik yang selama bertahun-tahun menghantui pengguna layer OLED masalah color fringing.
Berkat adopsi teknologi panel QD-OLED generasi kelima buatan Samsung Display, monitor ini merombak total struktur layarnya dengan susunan RGB stripe baru. Langkah ini terbukti efektif menghilangkan efek pinggiran warna atau bayangan semu yang biasanya muncul di sekitar huruf saat membaca teks.
Salah satu daya Tarik utama dari monitor ini adalah adopsi lapisan proteksi baru dari Samsung yang diberi nama komersial BlackShield. Kehadiran lapisan ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para pengguna monitor premium terkait daya tahan layer.
Tidak main-main, teknologi terbaru ini diklaim mampu memberikan ketahanan terhadap goresan hingga 2,5 kali lebih Tangguh dibandingkan dengan generasi QD – OLED sebelumnya.
Bagi para antusias teknologi dan hardcore gamer yang ingin mencoba teknologi visual masa depan ini, Asus telah membuka keran penjualan secara instan melalui e-commerce dunia, Amazon dan Newegg, di amerika serikat Asus ROG swift OLED PG34WCDN dibanderol seharga 1.299 dolar AS atau sekitar RP. 21,4 jutaan.
Bukan sekedar monitor lengkung biasa dengan refresh rate super cepat 360Hz, Asus menjadikan perangkat ini sebagai panggung pembuktian bagi panel OLED generasi terbaru buatan Samsung.
Bagi komunitas teknologi yang sempat terpukau oleh demonstarsinya di CES peluncuran resmi di AS ini menjadi kepastian bahwa teknologi visual masa depan yang dipamerkan beberapa bulan lalu tersebut kini bukan lagi sekadar prototipe, melainkan produk nyata yang siap memanjakan mata para hardcore gamer di seluruh dunia.


















Discussion about this post