Suaranusantara.com- Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden nomor urut 2, memiliki target besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam energi hijau secara global. Dalam acara debat cawapres di JCC, Jakarta, pada Jumat (22/12) malam, ia menyampaikan pandangannya terkait hal ini.
Gibran menekankan pentingnya terus mengembangkan biodiesel dan bioetanol dari tebu, sekaligus mencapai kemandirian dalam produksi gula.
Menurutnya, generasi penerus Indonesia harus memiliki kemampuan untuk mengatasi tantangan masa depan dengan melakukan transformasi dalam bidang energi hijau ini.
Baca Juga:Â 21 Program Unggulan Ganjar Mahfud Jika Terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden
“Terus kembangkan biodiesel, bioetanol dari tebu sekaligus kemandirian gula dibutuhkan generasi emas kita harus mampu mengubah future challenge,” jelas Gibran.
Gibran saat ini memfokuskan upayanya untuk mencapai tujuan tersebut, salah satunya adalah dengan memastikan adanya pemerataan dalam pembangunan sehingga ekonomi dapat berkembang merata di seluruh wilayah.
Kata Gibran, pemerataan pembangunan menjadi sebuah keharusan. Saat ini, investasi di luar wilayah Jawa sudah mencapai 53 persen. Ia meyakini bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkelanjutan akan membuka akses dan konektivitas yang lebih luas, sambil menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak.
Baca Juga:Â Begini Pembelaan TKN saat Prabowo Menarik Jaket Bahlil Lahadalia
“Pemerataan pembangunan itu wajib. Sekarang investasi sudah ada 53 persen. Pembangunan IKN berkelanjutan akan membuka titik akses dan juga konektivitas sekaligus membuka lapangan kerja,” imbuhnya


















Discussion about this post