Suaranusantara.com – VinFast, produsen mobil asal Vietnam, memiliki rencana besar untuk memasuki pasar Indonesia.
Selain menjual produknya di Tanah Air, VinFast juga akan membangun pabrik perakitan di Bekasi, Jawa Barat, dengan investasi sebesar Rp 18,7 triliun.
Pabrik ini akan menjadi basis produksi mobil setir kanan untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.
Direktur Penjualan dan Jaringan VinFast Indonesia, Surachman Nugroho, mengatakan bahwa pabrik VinFast di Indonesia akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2024.
Pabrik ini tidak hanya akan merakit mobil, tetapi juga memproduksi baterai dan sepeda motor listrik. Pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi 50.000 unit per tahun dan menyerap tenaga kerja hingga 3.000 orang.
“Kita tidak hanya menjual produk di Indonesia, nanti juga mendirikan pabrik pribadi. Dengannya, Indonesia akan menjadi basis produksi setir kanan,” kata Surachman pada Sabtu (13/1/2024).
“Sebab di Vietnam itu basisnya setir kiri. Jadi kalau mau buat setir kanan rada repot dan tidak bisa dalam volume besar,” tambahnya.
Surachman belum bisa memastikan produk apa saja yang akan diproduksi di pabrik VinFast di Indonesia.
Namun, ia mengatakan bahwa VinFast akan memasarkan produk-produknya secara bertahap di Indonesia, mulai dari mobil listrik, mobil hybrid, hingga mobil konvensional. Untuk tahap awal, produk-produk VinFast akan diimpor dari Vietnam dalam bentuk CBU.
VinFast adalah produsen mobil nasional Vietnam yang didirikan pada tahun 2017. VinFast memiliki berbagai jenis produk, mulai dari mobil penumpang, mobil komersial, sepeda motor listrik, hingga skuter listrik.
VinFast juga memiliki ambisi untuk menjadi pemain global di industri otomotif, dengan menargetkan pasar Eropa, Amerika, dan Asia.


















Discussion about this post